Hari Raya Nyepi, Bandara Ngurah Rai Bali Berhenti Operasi selama 24 Jam

Jum'at, 12 Maret 2021 - 19:28 WIB
loading...
Hari Raya Nyepi, Bandara Ngurah Rai Bali Berhenti Operasi selama 24 Jam
Bandara Ngurah Rai, Bali berhenti operasi selama 24 jam saat Hari Raya Nyepi. Operasional bandara akan ditutup mulai Minggu (14/3/2021) pukul 06.00 WITA. Foto/Antara/Naufal Fikri Yusuf
A A A
BADUNG - Bandara Ngurah Rai , Kuta, Badung, Bali berhenti operasi selama 24 jam saat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1943. Operasional bandara akan ditutup mulai Minggu (14/3/2021) pukul 06.00 WITA hingga Senin (15/3/2021) pukul 06.00 WITA.

Baca juga: Duh! Trafik Penumpang di Bandara Ngurah Rai Bali Anjlok hingga 90%

"Untuk menghormati Hari Suci Nyepi di Bali, kami akan melakukan pemberhentian operasional Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai sementara selama 24 jam," kata General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Ngurah Rai, Bali, Herry AY Sikado, Jumat (12/3/2021).

Baca juga: Trafik Penerbangan Turun, Bandara Ngurah Rai Bali Pangkas Jam Operasional

Herry menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar pemberhentian operasional sementara itu dapat terlaksana sesuai dengan harapan. Pemberhentian operasional ini dilaksanakan berdasarkan notice to airment (Notam) yang diterbitkan Airnav Indonesia Nomor 0357/21 NOTAM yang berisi tentang operasional Bandara Ngurah Rai tutup karena Hari Raya Nyepi.

Dia menambahkan, sejumlah personel Bandara Ngurah Rai tetap bersiaga saat Hari Raya Nyepi untuk mengantisipasi adanya penerbangan yang bersifat darurat dan evakuasi medis.

"Dalam rentang waktu penutupan ini, para maskapai telah menyesuaikan jadwal masing-masing dan personel kami juga tetap melakukan monitoring keamanan di area Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai," katanya.

Herry menjelaskan total pergerakan pesawat yang mendukung penutupan bandara saat Nyepi dengan menghentikan operasional sementara tercatat sebanyak 84 pesawat selama satu hari dengan rincian sebanyak 43 penerbangan berangkat dan 41 penerbangan datang.

Sedangkan maskapai penerbangan terbanyak yang melakukan pemberhentian operasional sementara selama Hari Raya Nyepi di Bandara Ngurah Rai tersebut adalah Garuda Indonesia dengan 23 penerbangan, Citilink 14 penerbangan, dan 12 penerbangan Wings Air.

"Pada Hari Raya Nyepi setiap tahunnya kami rutin melakukan pemberhentian operasional sementara, seluruh stakeholder aviasi sudah memahami hal tersebut dan selama ini dapat melaksanakannya dengan baik," tandasnya.
(shf)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2892 seconds (10.101#12.26)