Pembunuhan Berantai di Bogor, Polisi: Kami Akan Tes DNA Tersangka
Jum'at, 12 Maret 2021 - 13:03 WIB
loading...
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menunjukkan tersangka pembunuhan berantai di Polresta Bogor Kota, Kamis (11/3/2021). Foto: SINDOnews/Haryudi
A
A
A
BOGOR - Kasus pembunuhan berantai yang melibatkan MRI alias Rian (21), warga Bojonggede, Kabupaten Bogor, hingga saat ini masih dilakukan penyelidikan oleh Polresta Bogor Kota .
Kasatreskrim Polresta Bogor Kota Kompol Doni Herwanto menyebutkan, saat ini sedang melaksanakan proses penyidikan untuk melengkapi berkas-berkas dari keterangan sejumlah saksi. Baca juga: Terungkap Fakta Baru, Psikopat Pembunuhan Berantai di Bogor Incar Gadis-gadis Open BO
"Proses penyidikan ini akan kami lengkapi dengan saksi-saksi dan barang bukti yang ada. Untuk saat ini kami akan melaksanakan tes DNA terhadap tersangka," kata Doni di Mapolresta Bogor Kota, Jumat (12/3/2021).
Selain itu, kata dia, peristiwa ini begitu mengundang perhatian publik terkait perilaku korban yang seolah tak menunjukkan rasa penyesalan. Maka itu, kata dia, pihaknya bakal melakukan pemeriksaan kejiwaan Rian. Baca juga: Psikopat Pembunuhan Berantai di Bogor Terancam Hukuman Mati
"Untuk test kejiwaan sendiri kami sedang merencanakan, sebab kami juga harus melakukan pemeriksaan baru akan dilakukan Minggu depan," kata Doni.
Selain itu, kata dia, pelaku jga mengakui perbuatannya itu didorong atas dasar benci terhadap korban. Baca juga:Selain Psikopat Bogor, Ini 8 Pembunuhan Berantai Mengerikan
"Sampai saat ini kami masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka terkait pernyataannya yang mengaku benci terhadap seorang wanita. Memang berdasarkan keterangan tersangka secara lugas pada saat kejadian tersangka merasa sakit hati karena tersangka ini sempat menjanjikan satu juta tapi korban meminta Rp2 juta," katanya.
Kesimpulan sementara dari hasil penyidikan saat kejadian yang pertama dengan korban atas nama Diska Putri di Cilebut karena merasa sakit hati terhadap korban.
"Untuk korban yang kedua selain sakit hati, juga karena ingin menguasai harta korban. Makanya handphone milik korban hilang dan dijual oleh pelaku," pungkasnya. Baca juga: Psikopat Pembunuhan Berantai di Bogor Menyetubuhi Korban Kedua di Gunung Geulis
Kasatreskrim Polresta Bogor Kota Kompol Doni Herwanto menyebutkan, saat ini sedang melaksanakan proses penyidikan untuk melengkapi berkas-berkas dari keterangan sejumlah saksi. Baca juga: Terungkap Fakta Baru, Psikopat Pembunuhan Berantai di Bogor Incar Gadis-gadis Open BO
"Proses penyidikan ini akan kami lengkapi dengan saksi-saksi dan barang bukti yang ada. Untuk saat ini kami akan melaksanakan tes DNA terhadap tersangka," kata Doni di Mapolresta Bogor Kota, Jumat (12/3/2021).
Selain itu, kata dia, peristiwa ini begitu mengundang perhatian publik terkait perilaku korban yang seolah tak menunjukkan rasa penyesalan. Maka itu, kata dia, pihaknya bakal melakukan pemeriksaan kejiwaan Rian. Baca juga: Psikopat Pembunuhan Berantai di Bogor Terancam Hukuman Mati
"Untuk test kejiwaan sendiri kami sedang merencanakan, sebab kami juga harus melakukan pemeriksaan baru akan dilakukan Minggu depan," kata Doni.
Selain itu, kata dia, pelaku jga mengakui perbuatannya itu didorong atas dasar benci terhadap korban. Baca juga:Selain Psikopat Bogor, Ini 8 Pembunuhan Berantai Mengerikan
"Sampai saat ini kami masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka terkait pernyataannya yang mengaku benci terhadap seorang wanita. Memang berdasarkan keterangan tersangka secara lugas pada saat kejadian tersangka merasa sakit hati karena tersangka ini sempat menjanjikan satu juta tapi korban meminta Rp2 juta," katanya.
Kesimpulan sementara dari hasil penyidikan saat kejadian yang pertama dengan korban atas nama Diska Putri di Cilebut karena merasa sakit hati terhadap korban.
"Untuk korban yang kedua selain sakit hati, juga karena ingin menguasai harta korban. Makanya handphone milik korban hilang dan dijual oleh pelaku," pungkasnya. Baca juga: Psikopat Pembunuhan Berantai di Bogor Menyetubuhi Korban Kedua di Gunung Geulis
(mhd)
Lihat Juga :