Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Siswi SMK Surabaya, Ini Respon Dewan Pendidikan Jawa Timur

Rabu, 10 Maret 2021 - 12:13 WIB
loading...
Kasus Dugaan Pelecehan...
Dewan Pendidikan Jatim, Dwi Astuti. Foto/Dok
A A A
SURABAYA - Dewan Pendidikan Jawa Timur angkat bicara terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami ARN (19).

Siswi SMK Swasta Surabaya itu diduga diperlakukan tidak senonoh oleh kepala sekolahnya akhir tahun 2019 lalu.

Namun, baru diketahui oleh orangtuanya selang satu tahun kemudian. Peristiwa itupun saat ini sudah di meja polisi, bahkan kepsek AF sudah menjalani pemriksaan, Selasa (09/3) kemarin.

Anggota Dewan Pendidikan Jatim, Komentar Dr Dwi Astutik, mengapresiasi langkah sang ayah dan ARN yang mau terbuka dan mengadukan kasus tersebut ke pihak berwenang.

Untuk itu, Dwi mendukung kepolisian mengusut kasus asusila itu hingga tuntas. "Untuk penegak hukum supaya bisa menjalankan tugas dengan tegas sebagaimana mestinya sesuai dengan aturan hukum dan perundang-undangan yang ada atas kejadian tersebut," katanya, Rabu (10/3).

Menurutnya, nasib anak dan perempuan harus mendapat perlindungan optimal. Seorang anak, kata dia, butuh tumbuh dan berkembang menjadi generasi berkualitas karena menjadi harapan bangsa.
"Beri kesempatan kepada mereka untuk tumbuh dan berkembang. Jangan hancurkan hidupnya hanya karena kepuasan nafsu sesaat. Itu sama halnya membunuh potensi generasi muda," tuturnya.

"Kepada orang tua dan masyarakat, beri dukungan kepada korban untuk bisa menumbuhkan kembali rasa percaya diri dan semangat hidupnya untuk bisa berkarya atas diri dan lingkungannya," imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Usut Dugaan Child...
Polisi Usut Dugaan Child Grooming Kepala SMK di Tangsel
Perempuan Bangsa Desak...
Perempuan Bangsa Desak Pendampingan Total Santri Korban Kekerasan Seksual Kiai di Pati
Modus Kiai Ponpes Pati...
Modus Kiai Ponpes Pati Cabuli Santriwati Terungkap: Dalih Hilangkan Penyakit hingga Kekerasan
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati, Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Dicabut dan Ditutup Permanen
Temui Hotman Paris,...
Temui Hotman Paris, Korban Pencabulan di Ponpes Ndolo Kusumo Pati Ungkap Intimidasi dari Keluarga Pelaku
Korban Pencabulan Pendiri...
Korban Pencabulan Pendiri Ponpes Ndolo Kusumo Pati Sudah Lapor Polisi sejak 2024, tapi Malah Dapat Intimidasi
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Lengkapi Berkas Perkara...
Lengkapi Berkas Perkara Tersangka Anwar Sadad, KPK Periksa 6 Saksi
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
Rekomendasi
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Jago STEAM, Tim SMPK...
Jago STEAM, Tim SMPK 4 PENABUR Raih Prestasi di Kompetisi Internasional
Berita Terkini
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Infografis
Terancam Punah, Berapa...
Terancam Punah, Berapa Jumlah Badak Jawa Saat Ini?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved