Penularan Covid-19 di Kota Bogor Menurun, Kesembuhan Meningkat
Rabu, 10 Maret 2021 - 11:37 WIB
loading...
Dinkes Kota Bogor menyampaikan bahwa tren penularan Covid-19 dalam dua pekan terakhir mengalami penurunan. Foto: Putra Ramadhani S
A
A
A
BOGOR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor menyampaikan bahwa tren penularan Covid-19 dalam dua pekan terakhir mengalami penurunan. Tingkat kesembuhan pun mengalami peningkatan.
"Kasus aktif sudah menurun dan saat ini ada di 10,4 persen, angka kesembuhan 87,9 persen, angka kematian menurun 1,6 persen jauh di bawah angka nasional yang berada di angka 2,7 persen," kata Kepala Dinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno dalam keterangannya, Rabu (10/3/2021).
Kemudian, untuk tingkat positivity rate masih 10,8 persen dan Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit juga menurun sempat mencapai 39,38 persen. Baca juga: 1.210 Anggota Polisi di Depok Disuntik Vaksin Covid-19
"Dari 846 tempat tidur yang terisi hanya 339. Pada Januari tenaga kesehatan yang terkonfirmasi tinggi sekali yakni 21 orang dan Februari turun jadi 10 orang. Total kasus 12.616 orang," tambah Retno.
Selanjutnya, kata Retno, untuk ICU juga mengalami penurunan menjadi 50 persen yakni dari 50 hanya 25 yang terisi. Sementara, di RS Lapangan hanya 29,7 persen yakni dari 64 tempat tidur hanya 19 terisi. Baca juga: Wakasal: 4.000 Prajurit TNI AL Sudah Menerima Vaksin Covid-19
"Untuk pusat isolasi, sesuai kesepakatan dengan BPKP pekan depan dialihkan ke Pusdiklat BPKP di Ciawi dengan 128 tempat tidur," jelasnya.Terkait perkembangan klaster ada penurunan, total dalam sepekan kemarin ada penambahan 122 orang dari yang terpapar 323 orang. Jika dibandingkan dengan pekan lalu, ada penurunan klaster keluarga.
"Berdasarkan grafik, tren Kota Bogor menurun. Yang menarik tenaga kesehatan terkonfirmasi pada minggu pertama Maret 2021 nol kasus," ungkap Retno. Baca juga: Zona Kuning Covid-19, Masyarakat Bekasi Masih Abaikan Penerapan Protokol Kesehatan
"Kasus aktif sudah menurun dan saat ini ada di 10,4 persen, angka kesembuhan 87,9 persen, angka kematian menurun 1,6 persen jauh di bawah angka nasional yang berada di angka 2,7 persen," kata Kepala Dinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno dalam keterangannya, Rabu (10/3/2021).
Kemudian, untuk tingkat positivity rate masih 10,8 persen dan Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit juga menurun sempat mencapai 39,38 persen. Baca juga: 1.210 Anggota Polisi di Depok Disuntik Vaksin Covid-19
"Dari 846 tempat tidur yang terisi hanya 339. Pada Januari tenaga kesehatan yang terkonfirmasi tinggi sekali yakni 21 orang dan Februari turun jadi 10 orang. Total kasus 12.616 orang," tambah Retno.
Selanjutnya, kata Retno, untuk ICU juga mengalami penurunan menjadi 50 persen yakni dari 50 hanya 25 yang terisi. Sementara, di RS Lapangan hanya 29,7 persen yakni dari 64 tempat tidur hanya 19 terisi. Baca juga: Wakasal: 4.000 Prajurit TNI AL Sudah Menerima Vaksin Covid-19
"Untuk pusat isolasi, sesuai kesepakatan dengan BPKP pekan depan dialihkan ke Pusdiklat BPKP di Ciawi dengan 128 tempat tidur," jelasnya.Terkait perkembangan klaster ada penurunan, total dalam sepekan kemarin ada penambahan 122 orang dari yang terpapar 323 orang. Jika dibandingkan dengan pekan lalu, ada penurunan klaster keluarga.
"Berdasarkan grafik, tren Kota Bogor menurun. Yang menarik tenaga kesehatan terkonfirmasi pada minggu pertama Maret 2021 nol kasus," ungkap Retno. Baca juga: Zona Kuning Covid-19, Masyarakat Bekasi Masih Abaikan Penerapan Protokol Kesehatan
Lihat Juga :