IPW: Waspadai Penghentian Kasus Mafia Tanah di Cakung
Rabu, 10 Maret 2021 - 09:38 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) , Neta S Pane berharap pengusutan kasus tanah di Cakung, Jakarta Timur, diawasi Satgas Anti Mafia Tanah , sehingga tidak diintervensi oleh pihak-pihak yang bermain.
"Terlebih di balik kasus itu ada suara-suara untuk menghentikan atau SP3 kasus tersebut. Padahal, polisi sudah menangani kasus ini selama 2 tahun," kata Neta dalam keterangannya, Rabu (10/3/2021).
Dalam kasus ini, kata Neta, polisi telah berkoordinasi dengan pihak Interpol untuk meringkus Benny Simon Tabalujan yang juga Direktur Utama PT Selve Veritate. Sebab dikabarkan, Benny Simon Tabalujan kini berada di Australia.
"IPW berharap kasus ini dipastikan berjalan on the track," sambungnya. Baca juga: Pengakuan Preman Bayaran Mafia Tanah Diupah Rp150 Ribu Per Hari
Untuk itu, kata dia, penyidik Polda Metro Jaya perlu memanggil Haris Azhar yang diketahui sebagai kuasa hukum Benny Simon Tabalujan untuk mendatangkan tersangka dan untuk menggali informa si agar bisa menyelesaikan masalah ini.
"Terlebih di balik kasus itu ada suara-suara untuk menghentikan atau SP3 kasus tersebut. Padahal, polisi sudah menangani kasus ini selama 2 tahun," kata Neta dalam keterangannya, Rabu (10/3/2021).
Dalam kasus ini, kata Neta, polisi telah berkoordinasi dengan pihak Interpol untuk meringkus Benny Simon Tabalujan yang juga Direktur Utama PT Selve Veritate. Sebab dikabarkan, Benny Simon Tabalujan kini berada di Australia.
"IPW berharap kasus ini dipastikan berjalan on the track," sambungnya. Baca juga: Pengakuan Preman Bayaran Mafia Tanah Diupah Rp150 Ribu Per Hari
Untuk itu, kata dia, penyidik Polda Metro Jaya perlu memanggil Haris Azhar yang diketahui sebagai kuasa hukum Benny Simon Tabalujan untuk mendatangkan tersangka dan untuk menggali informa si agar bisa menyelesaikan masalah ini.
Lihat Juga :