Pengacara Sebut Penyebar Video Syur Gisel Tak Layak Dihukum 12 Tahun Penjara

Selasa, 09 Maret 2021 - 19:34 WIB
loading...
Pengacara Sebut Penyebar...
Artis Gisella Anastasia alias Gisel. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengacara salah satu terdakwa penyebar video syur artis Gisella Anastasia alias Gisel menyebutkan kliennya MN tidak seharusnya dijerat UU ITE dan Pornografi dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Sebab, MN tak menyebarkan video Gisel sebagaimana yang dilakukan terdakwa PP.

"Satu tahun saja sudah berat, apalagi 12 tahun. Memang yang bisa kami lakukan menanganinya dengan serius. Dalam pemeriksaan saksi kita crosscek unsur yang dikatakan Jaksa, apa unsurnya terpenuhi," ujar pengacara MN, Andreas Nahot Silitonga di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (9/3/2021).
Baca juga: Video Syur Gisel-Nobu Dikirim Terdakwa via WhatsApp Group

Kliennya bisa diibaratkan sebagai ranting pohon belaka yang dituduh menyebarkan video syur Gisel dan dilaporkan pihak pelapor. Padahal, MN tak pernah menyebarkan video Gisel ke Twitter yang mana bisa dilihat oleh puluhan ribu orang.

"Tak ada kesamaan niat antara klien kami MN dengan PP. Klien kami tak pernah kepada publik menyerahkan atau mengirimkan hal tersebut. Dia menerima dari luar, dari Telegram yang ada isinya 74.000 orang, kemudian dia hanya mengirimkan ke grup WA yang isinya 5 orang," jelasnya.

MN hanya mengirimkan video Gisel pada 5 orang melalui pesan WA sekadar bertanya, apakah benar sosok yang ada dalam video itu istri Gading Marten. Selain bisa dilihat maksud pengiriman video itu, kliennya juga kembali menghapusnya setelah 2 menit mengirimkan video itu di WhatsApp.
Baca juga: Gisel Tampil Beda dengan Kemeja Biru Dongker di Kejaksaan, Ini Arti Warna dan Kisaran Harganya

"Kalau misalkan mau fair, ada ratusan, mungkin ribuan ya peranting itu sendiri dan kebetulan ini saja yang ditarik. Bisa saja nanti misalkan di grup anda, anda menerima juga dan anda kebetulan mengirim juga. Makanya harus dilihat benar apa sih peran MN dan PP," ujar Andreas.

Menurut dia, kliennya mengirimkan video itu bukan untuk mendapatkan keuntungan, bukan juga untuk menyebarluaskan sebagaimana yang dilakukan PP. Ke depan pihaknya juga bakal menghadirkan saksi ahli guna mendukung kalau tanpa adanya niatan jahat kliennya tak bisa dijerat pidana.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Main Sinetron Stripping,...
Main Sinetron Stripping, Gisel Sempet Galau Pikirkan Gempi
Tobat Jatuh Cinta Jadi...
Tobat Jatuh Cinta Jadi Sinetron Komedi Komunal Terbaru RCTI, Ini Cerita di Balik Produksinya
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Rekomendasi
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo, Refly: Untung Masih Sempat Salat Subuh, tapi Belum Mandi
Trauma Jadi Korban KDRT,...
Trauma Jadi Korban KDRT, Tami Tinggalkan Rumah dan Cari Tempat Tinggal Baru
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
Berita Terkini
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
Warga Tangsel Resah...
Warga Tangsel Resah Dipungut Biaya Pemakaman hingga Jutaan Rupiah
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
Infografis
5 Alasan Tom Lembong...
5 Alasan Tom Lembong Ajukan Banding atas Vonis 4,5 Tahun Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved