Strategi Adaptasi dan Transformasi Lakon Wayang Sesaji Raja Suya

Senin, 08 Maret 2021 - 21:47 WIB
loading...
A A A
Di samping itu, ada juga adegan prang kembang di pathet sanga yang menceritakan perkelahian Arjuna melawan buta liar sebagai penggambaran simbolik kemenangan kebajikan atas keburukan dalam pertarungan batin manusia. Penggambaran serangkaian pertempuran yang kemudian ditutup oleh upacara penobatan raja selanjutnya dapat dihubungkan dengan pemaknaan rajasuya oleh orang Jawa.

Rajasuya, yang direpresentasikan dalam Sabha-parva sebagai suatu upacara yang menuntut penarikan upeti dari raja di seluruh penjuru dunia, bertransformasi dalam lakon Sesaji Raja Suya sebagai upacara khidmat dengan ritual pembacaan doa oleh pandhita seraya mengelilingi api sesaji. Sesaji Raja Suya menekankan keberhasilan Puntadewa dan Kresna untuk menghadapi sejumlah rintangan sebagai indikator kelayakan mereka dinobatkan sebagai raja agung, alih-alih kepemilikan atas istana mewah serta keberhasilan menarik upeti dan merampas harta perang.

Masyarakat Jawa sampai hari ini masih mempercayai pentingnya selamatan sebagai ekspresi rasa syukur atas limpahan rezeki, juga cara manusia memohon kepada penciptanya untuk terus memberikan perlindungan kepada manusia dan makhluk lain. Selamatan juga didasari oleh gagasan kesukarelaan dan kesederhanaan, karena tamu yang hadir diundang tanpa paksaan dan diperlakukan setara selama selamatan berlangsung. Duduk bersama dalam posisi bersila di lantai memiliki makna membumi, memaknai kembali relasi manusia dengan penciptanya, dan meleburkan batas-batas antara sesama manusia seperti jabatan atau kedudukan.

Rajasuya pun dimaknai oleh masyarakat Jawa sebagai selamatan atas keberhasilan Pandawa mencegah upaya Jarasandha membuat kekacauan di muka bumi. Pemaknaan tersebut didasarkan pada gagasan perdamaian dan kesejahteraan yang terwujud melalui keseimbangan atau harmoni antara dua dunia, yakni jagad cilik dan jagad gedhe.

Dengan dasar pemikiran tersebut, kemampuan pemimpin untuk menjaga harmoni atas wilayah kewenangannya pun dirayakan secara khidmat melalui pagelaran lakon wayang Sesaji Raja Suya pada acara-acara peringatan dies natalis oleh sejumlah institusi dan organisasi di Indonesia dalam konteks masyarakat kontemporer saat ini. Penyesuaian-penyesuaian tekstual dalam adaptasi Sesaji Raja Suya telah menjadikan lakon wayang tersebut dapat terus dinikmati dan dimaknai sampai hari ini.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerakan Musyawarah Revitalisasi...
Gerakan Musyawarah Revitalisasi Pangan Lokal Digagas di Cinere
Cetak Seniman Muda,...
Cetak Seniman Muda, IKJ Gelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional 2025
Hari Wayang Nasional...
Hari Wayang Nasional 2025, Fadli Zon Dorong Penguatan Ekosistem Kebudayaan
Hadiri Wayang Semalam...
Hadiri Wayang Semalam Suntuk di Pacitan, Ibas: Merawat Budaya, Menguatkan Persatuan
Denny JA, UKI dan Komunitas...
Denny JA, UKI dan Komunitas Puisi Esai Hidupkan Kembali Teater Sekolah
Karya Seni Kelas Dunia...
Karya Seni Kelas Dunia Hadir di Central Park Jakbar
AMI: Kebudayaan sebagai...
AMI: Kebudayaan sebagai Solusi Krisis Kepribadian Bangsa
Melihat Tas Kulit Be...
Melihat Tas Kulit Be El Be, Seni Ukir yang Lahir dari Kegelisahan Istri Prajurit TNI AD
Art & Bali 2026 Digelar...
Art & Bali 2026 Digelar September, Ajang Temu Galeri, Seniman dan Budayawan Internasional
Rekomendasi
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved