Positif Covid-19 di Kota Bogor Melonjak Lagi, 134 Kasus Dalam Sehari

Jum'at, 05 Maret 2021 - 17:12 WIB
loading...
Positif Covid-19 di...
Setelah sempat mengalami penurunan kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bogor kembali melonjak, Jumat (5/3/2021).Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
BOGOR - Setelah sempat mengalami penurunan kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bogor kembali melonjak, Jumat (5/3/2021). Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Bogor penambahan kasus positif Covid-19 dalam sehari mengalami penambahan sebanyak 134 orang.

Sedangkan untuk sembuh penambahannya 143 orang dan meninggal dunia 5 orang. Dengan demikian akumulasi total kasus positif Covid-19 sejak awal pandemi hingga saat ini mencapai 12.463 orang. "Rinciannya masih sakit atau positif aktif sebanyak 1.192 orang, sembuh 11.066 dan meninggal dunia 205 orang," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno pada Jumat (5/3/2021).

Sebelumnya Wali Kota Bogor Bima Arya sesumbar berhasil menekan angka kasus positif Covid-19 melalui sejumlah kebijakan diantaranya ganjil genap kendaraan. Menurutnya hasil cukup baik yang dicapai dalam penanganan Covid-19 ini karena ada sinergi yang baik dari berbagai elemen, yakni TNI/Polri, dinas terkait dan masyarakat.

“Ini karena total football. Ini tidak akan terjadi ketika tidak serempak turun ke bawah. Dari hulu ke hilir. Jadi Kapolres dan jajaran, Dandim dan jajaran, saya dengan jajaran betul-betul sampai ke bawah di PPKM Mikro," katanya, Kamis (4/3/2021). Baca: Polrestro Jakarta Utara Lakukan Vaksinasi COVID-19 Tahap Pertama

Sehingga, lanjut dia, semuanya bergerak. Ada RW Siaga, ada Posko Kelurahan, Polisi RW, koordinasi dengan dinas, ada suplai logistik, pembinaan, pengawasan, pencegahan semuanya ada disitu. "Kalau itu kendor maka akan bubar lagi semuanya,” jelas Bima Arya.

Terkait program ganjil genap yang direlaksasi sementara dalam dua minggu ke depan, kata Bima, bagian dari strategi ‘gas’ dan ‘rem’ agar bisa menyeimbangkan antara dimensi kesehatan dan ekonomi. “Ekonomi sebetulnya di awal ganjil genap drop. Tapi minggu-minggu berikutnya sudah mulai recover. Kita lihat kemarin hotel membaik, pasar juga membaik," paparnya.

Hampir semua indikator membaik walaupun restoran tetap turun. Pertimbangan kita lebih kepada sedikit relaksasi karena angkanya baik. "Tidak menutup kemungkinan ketika dua minggu angkanya kembali naik, itu kita lakukan lagi. Inilah cara kita menyeimbangkan gas dan rem tadi,” ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Rekomendasi
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Sarwendah Ungkap Alasan...
Sarwendah Ungkap Alasan Pindah Rumah, Didatangi Debt Collector hingga Ancaman Dilelang
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved