Pria Tewas Bersimbah Darah di Wisma Ternyata YouTuber Makassar
Jum'at, 05 Maret 2021 - 14:51 WIB
loading...
Ilustrasi. Foto: SINDOnews
A
A
A
MAKASSAR - Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah wisma Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel, Jumat (5/3/2021) pagi ternyata seorang YouTuber lokal. Ia adalah AP (20), diduga tewas dianiaya teman wanitanya, AS (19).
Korban ditemukan terkapar dengan luka parah di bagian dada di dalam wisma tersebut. Petugas Polsek Panakkukang yang menerima laporan adanya kejadian itu, bergegas menuju lokasi dan memulai penyelidikan. Diawali dengan pendalaman rekaman CCTV .
Baca juga: Pria di Makassar Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Sebuah Wisma
Kanit Reskrim Polsek Panakkukang , Iptu Iqbal Usman menyebutkan AP ditikam menggunakan pisau yang diduga telah dibawa AS dari rumahnya. AP tewas lantaran kehabisan darah. "Korban sempat minta tolong sama resepsionis, sampai pada akhirnya meninggal dunia," ungkapnya.
Iqbal menjelaskan AP dan AS datang di wisma sekitar pukul 03.41 Wita, lalu menggunakan kamar 214 di lantai dua. "Penganiayaan terjadi di dalam kamar, dari CCTV korban keluar (dari kamar) dan turun ke lantai satu resepsionis di situ terkapar. Ada beberapa luka tusuk kepastiannya kami tunggu Dokpol," jelasnya.
Korban ditemukan terkapar dengan luka parah di bagian dada di dalam wisma tersebut. Petugas Polsek Panakkukang yang menerima laporan adanya kejadian itu, bergegas menuju lokasi dan memulai penyelidikan. Diawali dengan pendalaman rekaman CCTV .
Baca juga: Pria di Makassar Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Sebuah Wisma
Kanit Reskrim Polsek Panakkukang , Iptu Iqbal Usman menyebutkan AP ditikam menggunakan pisau yang diduga telah dibawa AS dari rumahnya. AP tewas lantaran kehabisan darah. "Korban sempat minta tolong sama resepsionis, sampai pada akhirnya meninggal dunia," ungkapnya.
Iqbal menjelaskan AP dan AS datang di wisma sekitar pukul 03.41 Wita, lalu menggunakan kamar 214 di lantai dua. "Penganiayaan terjadi di dalam kamar, dari CCTV korban keluar (dari kamar) dan turun ke lantai satu resepsionis di situ terkapar. Ada beberapa luka tusuk kepastiannya kami tunggu Dokpol," jelasnya.
Lihat Juga :