Ini Kronologi Dugaan Tertembaknya Gus Idris di Markas Nyi Ronggeng

Selasa, 02 Maret 2021 - 10:52 WIB
loading...
Ini Kronologi Dugaan...
Tokoh ulama Idris Al Marbawy atau Gus Idris dari Pondok Pesantren (Ponpes) Thoriqul Jannah Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang diduga ditembak. Foto MPI/Avirista M
A A A
MALANG - Tokoh ulama Idris Al Marbawy atau Gus Idris dari Pondok Pesantren (Ponpes) Thoriqul Jannah Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang diduga ditembak.

Santri dari Idris Al Marbawy atau Gus Idris dari Pondok Pesantren (Ponpes) Thoriqul Jannah Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang , menjelaskan kronologi dugaan penembakan.

Melalui kanal youtube Gus Idris Official santri Ponpes Thoriqul Jannah, Ngajum, Kabupaten Malang para santri yang mendampingi Gus Idris saat insiden dugaan penembakan, memberikan keterangannya.

Santri yang mendampingi Gus Idris itu menyebut bila saat itu Gus Idris dan rombongan baru usai kegiatan di Markas Nyi Ronggeng. Namun tak disebutkan di mana sebenarnya lokasi markas Nyi Ronggeng yang dimaksud para santri tersebut yang terjadi diduga pada Minggu 28 Februari 2021 malam.

Baca juga : Video Dugaan Penembakan Ulama Gus Idris dari Ponpes Thoriqul Jannah Malang Beredar

"Kita akan menjelaskan penyerangan di kawasan markas Nyi Ronggeng. Kita lakukan live streaming jam 8 (20.00 WIB) bersama Gus nya waktu itu sudah selesai. Kita jalan, jalan seperti biasa, saya duluan, jadi waktu itu di markasnya Nyi Ronggeng, kita nggak tahu. Saya jalan di depannya Gus Idris, waktu itu kita nggak ngerasa ada apa-apa, kita mau pulang setelah itu mau dengar kayak bunyi seperti tembakan kayak seperti itu," ungkap santri tersebut melalui kanal YouTube Gus Idris Official.

"Di situ saya juga kaget, nggak memikirkan ke situ (tembakan), saya kira suara apa, ternyata di situ ada suara jatuh, dan terguling saya nggak tahu saya menoleh," terangnya kembali.

Saat menoleh itu santri melihat kondisi Gus Idris telah terkapar dengan luka di bagian dada kanannya. Darah tampak mengucur dari tubuh Gus Idris.

"Saya panik dan lari di situ saya berjalan terus bingung panik, saya coba tolong, saya turun kita bingung waktu itu akhirnya waktu itu, kita bawa (Gus Idris) ke mobil, kita bingung mau dibawa ke mana, mau ke rumah sakit atau ke mana," bebernya.

Baca juga: Kasus Penembakan di Cengkareng, Polri Perlu Lakukan Evaluasi Psikologis Anggotanya

"Di situ kita bingung, akhirnya memutuskan kita bawa ke nggak tahu ke suatu lokasi yang nyetir Bang Naf, yang membawa mobilnya. Jadi ada dua mobil, satu yang nyupir Bang Naf, kita di belakangnya dan waktu itu kita menuju salah satu tempat, kita ngebut udah nggak mikir bukan di situ di situ yang di mobilnya sekarang," tambahnya.

Namun saat mobil yang ditumpangi santri mengikuti mobil Gus Idris, di tengah perjalanan rombongan terpisah. Kedua mobil ini pun terpisah, santri mencoba menghubungi supir hingga orang yang turut di mobil Gus Idris, namun tidak ada respon.

"Sempat macet juga, sudah berapa jam perjalanan sempat kehilangan jejak telepon, Bang Naf nggak diangkat. Di situ yang di mobilnya Bang Naf hilang. Telepon Bang Naf nggak aktif, berusaha nyari di rumah sakit - rumah sakit juga belum bisa mengetahui keberadaan Gus Idris," tandasnya.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Satgas Operasi Damai...
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Tangkap KKB Penembak Warga Sipil
Biadab, OPM Tembak Mati...
Biadab, OPM Tembak Mati ASN di Yahukimo Papua
Menteri HAM: 15 Korban...
Menteri HAM: 15 Korban Tewas dalam Insiden Penembakan di Distrik Kembru, Anak-anak Jadi Korban
Soal Penembakan di Papua,...
Soal Penembakan di Papua, Koops TNI: Dua Insiden Berbeda, Tidak Berkaitan
Penembakan di Grasberg...
Penembakan di Grasberg Papua Tengah, Satu Karyawan Freeport Jadi Korban
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Aneh tapi Nyata, Anjing...
Aneh tapi Nyata, Anjing Menembak Seorang Wanita di AS
Siapa Nasire Best? Tersangka...
Siapa Nasire Best? Tersangka Penyerangan Gedung Putih yang Mengaku sebagai Yesus Kristus
Rekomendasi
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Jangan Lewatkan! Kejar...
Jangan Lewatkan! Kejar Promo Rumah, Kendaraan, & Liburan di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Berita Terkini
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
Sinergi Adev Natural...
Sinergi Adev Natural Indonesia dan Pangdam Siliwangi Ajak Masyarakat Teladani Semangat Hijriah
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Polda Metro Jaya Ungkap...
Polda Metro Jaya Ungkap Fakta Hanania Travel Sudah Bermasalah Sejak 2023
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved