Demokrat Lombok Barat Dorong DPP Bersihkan Kader Pengkhianat

Sabtu, 27 Februari 2021 - 11:14 WIB
loading...
Demokrat Lombok Barat...
Photo ketua DPC Demokrat Lombok Barat Analis Politik: KLB Berpotensi Turunkan Elektabilitas Partai Demokrat. Foto SINDOnews
A A A
LOMBOK BARAT - Soliditas dan kecintaan jajaran pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Lombok Barat (Lobar) nampaknya tak perlu diragukan lagi. Dukungan terus diberikan, bahkan mendukung penuh langkah DPP dan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono segera memecat kader pengkhianat.

Sebelumnya, sebanyak 34 Ketua DPD Partai Demokrat se-Indonesia menyerukan agar DPP segera melakukan langkah pembersihan di tubuh partai Bintang mercy tersebut. Untuk diketahui kader pengkhianat yang dimaksud adalah mereka yang berupaya mengudeta atau mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat berkonspirasi dengan pihak eksternal.

Terkait itu juga, Ketua DPC Partai Demokrat Lobar Indra Jaya Usman atau yang biasa disebut IJU beserta jajarannya menyatakan setia dan tunduk pada konstitusi Partai Demokrat, yang telah menetapkan AHY sebagai Ketua Umum yang sah sesuai hasil Kongres V Partai Demokrat.

Hasil kongres tersebut telah mendapatkan pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM. "Kami di DPC Partai Demokrat Lobar beserta jajaran pengurus dan semua kader mendukung penuh langkah DPP PD untuk memecat dan membersihkan partai dari kader-kader pengkhianat," tegasnya. Baca juga: Analis Politik: KLB Berpotensi Turunkan Elektabilitas Partai Demokrat

Ditegaskan lagi, DPC Partai Demokrat Lobar mendukung penuh pemecatan 7 kader yang menjadi pengkhianat partai serta meminta DPP Partai Demokrat untuk terus melakukan tindakan pembersihan terhadap kader-kader yang tidak loyal terhadap partai. "Menurut kami tidak ada alasan yang masuk akal dan sesuai dengan konstitusi partai untuk melakukan kudeta terhadap kepemimpinan AHY hasil Kongres V yang sah," katanya bersemangat.

Terlebih lagi, kata dia, secara fakta kondisi Partai Demokrat saat ini sedang dalam kondisi terbaik dalam 10 tahun terakhir, dengan menempatkan posisi papan atas dalam berbagai survey terkait elektabilitas partai ataupun elektabilitas Ketum AHY. "Jadi kami meminta dengan tegas kepada DPP untuk membersihkan parasit yang bertujuan menghancurkan partai ini," sambungnya.

IJU merasa miris di saat semua kader sedang 'onfire' berjuang dan dalam moralitas yang tinggi berkat kepemimpinan AHY sebagai Ketum Partai Demokrat. "Kehadiran perusak-perusak partai yang mementingkan keuntungan pribadi dan penjual partai harus dibersihkan, supaya tidak menjadi virus dalam perjuangan Partai Demokrat," pungkasnya. Baca juga:Baca juga: Elektabilitas Demokrat Bisa Meroket Jika Lolos dari KLB

Sebelumnya, Ketum AHY dalam paparannya menjelaskan kronologi upaya pengambilalihan paksa kepemimpinan DPP PD yang ternyata sudah dimulai sejak awal Januari 2021. Dia menyebutkan segelintir kader dan mantan kader yang berkhianat membujuk para Ketua DPD, DPC dan sejumlah kader untuk bergabung menumbangkan kepemimpinan yang sah. “Isu-isu yang mereka pakai ternyata hoaks,” kata AHY seperti dikutip beberapa media online.

Sementara itu, SBY mengapresiasi langkah cepat dan tepat dari Ketum AHY serta jajaran pengurus partai. Tetapi dia mengingatkan gangguan dan serangan pasti akan terus terjadi, seiring makin meningkatnya elektabilitas dan dukungan publik bagi partai non pemerintah ini.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Akar Rumput,...
Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal Raya
Jelang Mudik Lebaran,...
Jelang Mudik Lebaran, 807 Titik Jalan Rawan Banjir dan 1.641 Rawan Longsor
Ibas Dorong Generasi...
Ibas Dorong Generasi Muda Pacitan Jadi Lokomotif Pembangunan
AHY Sebut Pemerintah...
AHY Sebut Pemerintah Segera Perbaiki Rumah hingga Fasum Rusak Imbas Banjir di Bali dan NTT
Sekjen Demokrat: Selamat...
Sekjen Demokrat: Selamat Mari-Yo, Ini Kemenangan Rakyat Papua
AHY Sebut Tudingan Partai...
AHY Sebut Tudingan Partai Demokrat di Balik Kisruh Ijazah Palsu Jokowi Fitnah
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Rekomendasi
Sarwendah Bantah Rugi...
Sarwendah Bantah Rugi Rp20 Miliar, Sebut Masih Banyak Brand yang Bekerja Sama
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
Berita Terkini
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Hore! Stasiun KRL JIS...
Hore! Stasiun KRL JIS Diresmikan Besok
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved