Hindari Kerumunan Pedagang, Kemenkes Ubah Alur Vaksinasi di Pasar Tanah Abang

Kamis, 25 Februari 2021 - 10:00 WIB
loading...
Hindari Kerumunan Pedagang,...
Guna menghindari kerumunan dan kericuhan di Pasar Tanah Abang, panitia mengubah alur proses vaksinasi bagi para pedagang. SINDOnews/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Guna menghindari kerumunan dan kericuhan di Pasar Tanah Abang , panitia mengubah alur proses vaksinasi bagi para pedagang . Koordinator Vaksinasi Pedagang Tanah Abang, Siti Khalimah, mengatakan, selain buruknya komunikasi publik kepada pedagang, kericuhan terjadi karena alur vaksinasi yang diterapkan.

Pada Senin dan Selasa, vaksinasi digelar tanpa kupon. Pedagang pun datang berduyun-duyun ke lokasi vaksinasi di jam yang sama. "Kita istirahat sehari, Rabu ini, untuk menata ulang alur vaksinasi. Kamis ini Insyaallah kita mulai vaksinasi lagi dengan sistem baru," kata Siti saat dihubungi wartawan, Kamis (25/2/2021). (Baca juga; Ini Penyebab Ricuh Vaksinasi Pedagang di Pasar Tanah Abang )

Siti menjelaskan, alur baru yang diterapkan diharapkan bisa meminimalisir jumlah pedagang di lokasi vaksinasi. Skemanya dengan membuat dua ruang tunggu. Pedagang akan diminta datang sesuai jadwal di kupon vaksinasi masing-masing. Setelah tiba di Blok A Pasar Tanah Abang, mereka akan diminta menunggu di ruang tunggu pertama di area parkir. (Baca juga; Dihentikan, Wagub DKI Minta Vaksinasi di Tanah Abang Diatur Ulang )

Setelah giliran jamnya tiba, pedagang akan diminta naik ke tempat vaksinasi, yakni Lantai 8 dan 12A Blok A. Di sana mereka akan kembali mengantre sebelum dipanggil satu per satu untuk disuntik vaksin. Siti pun mengimbau agar para pedagang tak perlu datang berduyun-duyun ke lokasi vaksinasi. Sebab, pihaknya memastikan semua pedagang yang terdaftar akan disuntik vaksin. "Intinya kita upayakan semua kita layani," tutupnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yusril Buka Suara soal...
Yusril Buka Suara soal Kasus Pedagang Es Gabus Difitnah Polisi-Tentara di Kemayoran
Pedagang Daging Jabodetabek...
Pedagang Daging Jabodetabek Mogok Jualan, Lapak Pasar Kosong Melompong
Respons Usulan Kuota...
Respons Usulan Kuota Thrifting, Menteri UMKM: Hal Wajar, Biasa Saja
Rekomendasi
Sarwendah Akhirnya Buka...
Sarwendah Akhirnya Buka Suara, Tegas Bantah Halangi Ruben Onsu Bertemu Anak
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Audisi DMD Panggung...
Audisi DMD Panggung Rezeki MNCTV di Mojokerto Diserbu Peserta dari Berbagai Daerah
Berita Terkini
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Hore! Stasiun KRL JIS...
Hore! Stasiun KRL JIS Diresmikan Besok
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved