Banyak Aktivitas WFH, Konsumsi Air Bersih Meningkat
Senin, 18 Mei 2020 - 13:54 WIB
loading...
Manajer Junior Humas dan Kesekretariatan Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung, Sri Hartati. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
CIMAHI - Banyaknya warga yang lebih sering melakukan aktivitas di rumah ( work from home ) selama pandemi COVID-19 membuat konsumsi air bersih mengalami peningkatan signifikan. Hal itu tak terlepas dari perubahan perilaku masyarakat pada pola hidup sehat dan bersih dengan lebih sering mencuci tangan.
"Sejak COVID-19 banyak masyarakat yang berdiam di rumah. Otomatis berdampak kepada pemakaian air yang menjadi meningkat, termasuk untuk pelanggan di Cimahi dan Bandung Barat," kata Manajer Junior Humas dan Kesekretariatan Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung Sri Hartati saat dihubungi, Senin (18/5/2020).
(Baca: Masa PSBB, Warga Cipongkor KBB Gelar Balap Liar saat Ngabuburit)
Menurutnya, peningkatan konsumsi air ini terjadi sejak Maret. Kendati tidak menyebutkan jumlah kenaikan konsumsi air, namun dia menegaskan selama COVID-19 ini tak ada kenaikan tarif. Pembayaran tarif sesuai dengan jumlah pemakaian pelanggan.
"Kami tegaskan tidak ada kenaikan tarif bagi pelanggan. Kenaikan tagihan konsumen bukan adanya kenaikan tarif. Namun adanya perubahan prilaku yang menjadikan penggunaan air meningkat," sambungnya.
"Sejak COVID-19 banyak masyarakat yang berdiam di rumah. Otomatis berdampak kepada pemakaian air yang menjadi meningkat, termasuk untuk pelanggan di Cimahi dan Bandung Barat," kata Manajer Junior Humas dan Kesekretariatan Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung Sri Hartati saat dihubungi, Senin (18/5/2020).
(Baca: Masa PSBB, Warga Cipongkor KBB Gelar Balap Liar saat Ngabuburit)
Menurutnya, peningkatan konsumsi air ini terjadi sejak Maret. Kendati tidak menyebutkan jumlah kenaikan konsumsi air, namun dia menegaskan selama COVID-19 ini tak ada kenaikan tarif. Pembayaran tarif sesuai dengan jumlah pemakaian pelanggan.
"Kami tegaskan tidak ada kenaikan tarif bagi pelanggan. Kenaikan tagihan konsumen bukan adanya kenaikan tarif. Namun adanya perubahan prilaku yang menjadikan penggunaan air meningkat," sambungnya.
Lihat Juga :