Tega!! Guru di Cilincing Cabuli Anak Didiknya di Kontrakan

Senin, 22 Februari 2021 - 16:18 WIB
loading...
Tega!! Guru di Cilincing...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Jakarta Utara . Kali ini seorang guru sekaligus pemilik yayasan SBOP berinisial MTP alias Nae (41) yang tega mencabuli anak didiknya di kontrakan.

Aksi bejad Nae pun terendus setelah salah seorang korban mengadukan tindakan cabul yang dilakukan pelaku kepada orang tuanya. Baca juga: Begini Kronologis Pencabulan Bocah yang Dilakukan Pengemis

Pemilik kontrakan, Ida (47) menuturkan, adanya tindak cabul yang dilakukan oleh Nae membuat warga sekitar kaget. Pasalnya, selama ini pelaku dikenal baik karena memberikan pelajaran secara gratis.

"Kaget saya waktu pas polisi tiba-tiba datang, nyariin bang Nae (panggilan akrab pelaku)," ujar Ida saat ditemui di lokasi wilayah Cilincing, Senin (22/2/2021).

Menurut Ida, Pelaku sudah menempati rumah kontrakan selama 3 tahun. Dan kontrakannya dipakai untuk belajar. Baca juga: Pelaku Pencabulan Santriwati di Jombang, Anak Kiai hingga Pimpinan Pesantren

"Sudah 3 tahun dia di sini, katanya sih dia duda enggak punya anak asal Medan dan kerjaannya kasih belajar anak-anak di sini," jelas Ida.

Sementara itu, Jaya (51) warga sekitar lainnya menuturkan, pelaku memang dalam kesehariannya sering memberikan pelajaran bagi anak-anak di lingkungan sekitar.

"Biasanya bang Nae itu kasih anak-anak pembelajaran tambahan, mayoritas anak-anak yang tinggal di sini, jadi ada gurunya dan juga tempat serta fasilitas internet," ucap Jaya.

"Bang Nae ditangkap kemaren pas lagi ngajar, saya cuma nganterin polisi aja jam 10 pagi," lanjutnya. Baca juga: Terdakwa Pencabulan di Gereja Depok Divonis 15 Tahun Penjara

Dari informasi yang didapat Jaya mengungkapkan, korban cabul sudah lama mengikuti pelajaran tambahan.

Kelakuan bejad pelakupun terungkap setelah polisi datang atas laporan salah satu korban atau muridnya mengadukan kepada orang tuanya.

"Korbannya berumur 6 tahun ngadu sama orang tuanya. Terus lapor ke polisi," terangnya.

Adapun berdasarkan informasi dari masyarakat, Pelaku mendirikan sebuah yayasan di kontrakannya. Dimana yayasan tersebut sebagai wadah untuk memberikan pelajaran tambahan untuk anak sekolah maupun yang tidak mampu.

(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
Ranch Market KMALL Hadirkan...
Ranch Market KMALL Hadirkan Supermarket Gaya Hidup Modern di Utara Jakarta
P2G: Kasus Chromebook...
P2G: Kasus Chromebook Hanya Bagian Kecil, Telusuri Aliran Dana Triliunan
Rekomendasi
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Makin Ketat, Ini Kriteria yang Dicari Para Juri
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved