Populasi Anak Capai Angka 3 Juta di Sulsel, Lies F Nurdin Persiapkan Jadi Agen Perubahan
Senin, 22 Februari 2021 - 14:28 WIB
loading...
Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Lies F Nurdin aat menjadi Keynote Speaker pada acara Sosialisasi Anak sebagai Agen Perubahan Generasi Berencana secara virtual. Foto Ist
A
A
A
MAKASSAR - Jumlah populasi anak di Sulsel cukup besar. Mencapai angka 3 juta lebih, atau sekitar 34 persen dari total penduduk di Sulsel . Karena itu, masa depan mereka harus dipersiapkan demi menghadapi bonus demografi pada tahun 2045 mendatang.
![Populasi Anak Capai Angka 3 Juta di Sulsel, Lies F Nurdin Persiapkan Jadi Agen Perubahan]()
Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel , Lies F Nurdin, mengungkapkan, jika dipersiapkan dengan baik, maka anak-anak kita saat ini akan menjadi agen perubahan, dan Indonesia akan menjadi negara dengan ekonomi terkuat kelima di dunia. Sebaliknya, jika tidak dipersiapkan dengan baik, banyak anak-anak yang terlibat narkoba, pernikahan dini, hingga pendidikannya terabaikan, maka Indonesia akan menjadi negara yang rapuh.
"Kita harus mempersiapkan anak-anak kita, supaya semua bisa lulus dengan nilai yang baik, dan mereka mendapat bimbingan yang tepat. Bukan hanya cerdas, tapi memiliki iman dan takwa, punya etika, sopan santun, dan saling menghargai," kata Lies, saat menjadi Keynote Speaker pada acara Sosialisasi Anak sebagai Agen Perubahan Generasi Berencana, yang dilaksanakan Pokja I TP PKK Sulsel, secara virtual, Senin, 22 Februari 2021.
Memiliki populasi anak yang cukup besar, lanjut Lies, anak-anak di Sulsel harus mendapat kesempatan yang sama untuk berkembang secara wajar dan optimal. Perkawinan anak harus dihindari, karena akan banyak masalah yang timbul dari terjadinya perkawinan anak. Salah satunya adalah stunting.
"Pihak sekolah punya peranan penting mensosialisasikan ini. Sampaikan ke anak-anak kita, kepada para orangtua, usia perempuan untuk menikah itu 21 tahun, sedangkan laki-laki 25 tahun. Sampaikan bahwa sekarang pemerintah sudah ketat soal ini," terangnya.
Baca : Kembalikan Kejayaan Udang Windu, Pemprov Sulsel Siapkan Bibit Gratis

Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel , Lies F Nurdin, mengungkapkan, jika dipersiapkan dengan baik, maka anak-anak kita saat ini akan menjadi agen perubahan, dan Indonesia akan menjadi negara dengan ekonomi terkuat kelima di dunia. Sebaliknya, jika tidak dipersiapkan dengan baik, banyak anak-anak yang terlibat narkoba, pernikahan dini, hingga pendidikannya terabaikan, maka Indonesia akan menjadi negara yang rapuh.
"Kita harus mempersiapkan anak-anak kita, supaya semua bisa lulus dengan nilai yang baik, dan mereka mendapat bimbingan yang tepat. Bukan hanya cerdas, tapi memiliki iman dan takwa, punya etika, sopan santun, dan saling menghargai," kata Lies, saat menjadi Keynote Speaker pada acara Sosialisasi Anak sebagai Agen Perubahan Generasi Berencana, yang dilaksanakan Pokja I TP PKK Sulsel, secara virtual, Senin, 22 Februari 2021.
Memiliki populasi anak yang cukup besar, lanjut Lies, anak-anak di Sulsel harus mendapat kesempatan yang sama untuk berkembang secara wajar dan optimal. Perkawinan anak harus dihindari, karena akan banyak masalah yang timbul dari terjadinya perkawinan anak. Salah satunya adalah stunting.
"Pihak sekolah punya peranan penting mensosialisasikan ini. Sampaikan ke anak-anak kita, kepada para orangtua, usia perempuan untuk menikah itu 21 tahun, sedangkan laki-laki 25 tahun. Sampaikan bahwa sekarang pemerintah sudah ketat soal ini," terangnya.
Baca : Kembalikan Kejayaan Udang Windu, Pemprov Sulsel Siapkan Bibit Gratis
Lihat Juga :