Dua Hari Ganjil Genap Kota Bogor, 16.017 Kendaraan Diputar Balik

Senin, 22 Februari 2021 - 12:09 WIB
loading...
Dua Hari Ganjil Genap...
Petugas memberhentikan kendaraan roda empat berplat nomor belakang ganjil saat hari pertama pemberlakuan sistem ganjil genap di Pos Sekat Gerbang Tol Bogor, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (6/2/2021). Foto/Dok/SINDOphoto
A A A
BOGOR - Sebanyak 16.017 kendaraan diputar balik oleh petugas selama aturan ganjil genap di wilayah Kota Bogor pada 20-21 Februari 2021. Jumlah itu menurun drastis dibandingkan pekan sebelumnya.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, kendaraan yang diputar balik itu terdiri dari 8.138 kendaaraan pada Sabtu 20 Februari dan 7.933 kendaraan pada Minggu 21 Februari 2021.

"Total kendaraan roda empat dan roda dua diputar balik Sabtu-Minggu 16.017 kendaraan," kata Susatyo kepada MNC Portal Indonesia di Bogor, Jawa Barat, Senin (22/2/2021). Baca juga: Rombongan Moge Lolos Pemeriksaan Rapid Antigen dan Ganjil Genap Bogor, Ini Kata Petugas

Untuk jumlah pelanggar, lanjut Susatyo, dalam dua hari pelaksanaan ganjil genap hanya menindak 13 pelanggar. Dari jumlah itu, 7 pelanggar dikenakan denda administrasi dan 6 hanya diberikan teguran.

"Teritung mulai pukul 09.00 WIB-18.00 WIB dari 6 pos penyekatan dan 5 check point," jelasnya. Baca juga: Ganjil Genap Bogor, Bima Arya: Target Kita Orang Jalan-jalan, yang Bekerja Silakan Lewat

Terpisah, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan tren kendaraan yang masuk wilayahnya dan jumlah pelanggar dalam aturan ganjil genap terus menurun.

"Jadi dari segi mobilitas warga, kendaraan masuk 2 hari ini juga menunjukan tren yang sama menurun seperti minggu lalu dan dua minggu lalu. Masih ada 1 minggu lagi, setelah itu kita evaluasi," ucap Bima. Baca juga: Ganjil Genap di Kota Bogor, Ribuan Kendaraan Masih Coba Masuk

Evaluasi itu, tambah Bima, untuk melihat sejauh mana dampak dari bidang ekonomi yang ditimbulkan dalam aturan tersebut. Termasuk dampaknya terhadap angka kasus penularan Covid-19 di Kota Bogor.

"Kita ingin melihat 2 minggu ini sekarang dan minggu depan ekonominya seperti apa. Mudah-mudahan ada kenaikann aktifitas ekonomi di situ. Jadi ada seimbang antara kesehatan dan ekonomi," tutupnya.

(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamendagri: Kepemimpinan...
Wamendagri: Kepemimpinan Adaptif dan Inovatif di Daerah Sangat Penting
Wamendagri Buka Suara...
Wamendagri Buka Suara Soal Usulan Denda e-KTP Hilang: Itu Biaya Cetak Baru
KPK Usul Masa Jabatan...
KPK Usul Masa Jabatan Ketum Partai Dibatasi 2 Periode, Wamendagri: Jangan Bertentangan dengan UU
Rekomendasi
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral Indonesia–Jerman
Gol Dramatis Amad Diallo...
Gol Dramatis Amad Diallo Antar Pantai Gading Tundukkan Ekuador
5 Fakta Menarik saat...
5 Fakta Menarik saat Jerman Bantai Curacao 7-1 di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Infografis
5 Hari Lawan Hamas,...
5 Hari Lawan Hamas, Israel Kehilangan 88 Kendaraan Lapis Baja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved