Tembus Rp120 Triliun, Realisasi Investasi Jabar 2020 Lampaui Target Nasional

Kamis, 18 Februari 2021 - 15:04 WIB
loading...
Tembus Rp120 Triliun,...
Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
BANDUNG - Provinsi Jawa Barat berhasil mencatatkan realisasi investasi hingga lebih dari Rp120 triliun atau melampaui target nasional yang telah ditetapkan selama 2020.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar, Noneng Komara mengatakan, berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) periode Januari-Desember 2020, realisasi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) di 27 kabupaten/kota di Provinsi Jabar mencapai Rp120,4 triliun.

"Sepanjang 2020, realisasi juga menyerap tenaga tenaga kerja sebanyak 113.426 orang serta jumlah proyek sebanyak 20.020 proyek," ujar Noneng, Kamis (18/2/2021).

Noneng mengakui bahwa realisasi investasi 2020 menurun dibandingkan tahun sebelumnya akibat pandemi COVID-19. Meski begitu, kata Noneng, penurunan tersebut tak berpengaruh terhadap posisi Jabar sebagai tujuan investasi tertinggi di Indonesia.

"Realisasi sepanjang 2020 ini menurun dibanding periode yang sama 2019 lalu yang mencapai Rp137,069 triliun. Turun sekitar Rp17 triliun," akunya.

Noneng juga memastikan, meski terdapat penurunan, namun dari sisi realisasi secara nasional, Jabar mampu melebihi target yang dibebankan oleh pemerintah pusat. Dia menyebutkan, Jabar mampu merealisasikan investasi 121,65 persen dari target nasional sebesar Rp99 triliun.

Dia memaparkan, penurunan investasi datang dari realisasi investasi PMA. Tahun lalu, modal asing yang ditanam di Jabar mencapai Rp69 triliun atau menurun Rp19 triliun dibandingkam periode yang sama 2019 lalu.

Sementara jumlah tenaga kerja sebanyak 85.928 orang atau turun 8.716 orang dari periode yang sama tahun 2019 sebanyak 94.644 orang.

Baca juga: Coreng Nama Polri, Polda Jabar Langsung Ganti Kapolsek Cantik yang Diduga Gelar Pesta Sabu

"Jumlah proyek LKPM PMA sendiri meningkat dari 10.455 proyek pada periode Januari-Desember tahun 2019, menjadi 11.031 proyek pada Januari-Desember tahun 2020 atau naik 576 proyek," papar Noneng.

Menurut Noneng, PMDN menjadi penyelamat investasi di Jabar sepanjang 2020 lalu. Selama 2020, PMDN yang ditanamkan para investor di Jabar mencapai Rp51.4 triliun atau meningkat Rp2.1 triliun dibandingkan periode yang sama pada tahun 2019 sebesar Rp49.2 triliun.

Baca juga: Gaet Pengunjung saat COVID-19, Pengelola Wisata Tawarkan Berbagai Alternatif Destinasi

"PMDN menyumbang jumlah tenaga kerja sebanyak 27.498 orang atau turun 8.562 orang dari periode yang sama tahun 2019 sebesar 36.060 orang. Untuk jumlah proyek LKPM sebanyak 8.989 proyek atau naik 4.074 proyek dari total proyek LKPM 2019 sebanyak 4.915 proyek," katanya.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Pemkot Bontang Buka...
Pemkot Bontang Buka Karpet Merah Industri Pengalengan Ikan
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Rekomendasi
Gugat Polda Metro Jaya,...
Gugat Polda Metro Jaya, Roy Suryo: Penangkapannya Melanggar HAM seperti Film G30S/PKI
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
Berita Terkini
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Infografis
Pajak Digital Tembus...
Pajak Digital Tembus Rp26,75 Triliun, Kripto Sumbang Rp838,56 M
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved