Jual Cafe dan Resto Bonus Istri, Pengusaha Ini Mau Keliling Indonesia
Rabu, 17 Februari 2021 - 22:20 WIB
loading...
A
A
A
Putri Susan berusia 20 tahun. Anak semata wayang dari hasil perkawinanya yang kandas tersebut, bekerja sebagai perawat di Hongkong. Si putri, kata Susan rutin berkirim uang kepadanya. Setiap bulan Rp8 juta. Nominal yang bagi Susan sudah cukup untuk hidup di Blitar .
Karenanya ketika suatu hari dirinya mengeluh capek mengurusi usaha dan si putri menyarankan untuk dijual saja, Susan betul-betul melakukannya. "Saat itu sedang telepon, saya ngeluh capek ngurus cafe ," terang Susan menjelaskan ikhwal putrinya menyarankan menjual usaha.
Aset usaha cafe dan resto yang Susan tawarkan Rp2,9 miliar nego berada di atas tanah seluas 750 meter persegi. Lokasinya strategis, yakni berada di pinggir jalan raya, berjarak tidak jauh dari rumah sakit. Berdekatan dengan pasar terbesar di wilayah Kecamatan Wlingi.
Kemudian bersebelahan dengan kompleks perumahan. Sebelum PPKM Mikro, usaha ini memili omzet penjualan Rp5 juta per hari. Sedangkan saat ini menyusut Rp2-3 juta per hari. Susan juga mengaku sudah capek menyandang status janda. Karenanya, perempuan pemilik tinggi 162 cm dengan berat 52 kilogram itu sekalian mencari suami.
"Sudah bosan menjomblo," tambah Susan sembari tertawa malu malu. Uniknya, cara yang ia tempuh tidak lazim. Susan menyediakan diri sebagai bonus dari aset yang ia jual, yakni rela diperistri, jika memang ada kecocokan dengan pembeli aset usahanya. Yang ia cari laki laki yang setia, bisa menerima segala kekurangannya dan bertanggung jawab.
Sejauh ini kata Susan sudah ada pengusaha yang menawar Rp2,5 miliar, dan hingga kini masih dalam negoisasi. "Tapi jika memang ada yang ingin membeli aset usaha saja tanpa mengambil bonus juga tidak apa apa," kata Susan.
Karenanya ketika suatu hari dirinya mengeluh capek mengurusi usaha dan si putri menyarankan untuk dijual saja, Susan betul-betul melakukannya. "Saat itu sedang telepon, saya ngeluh capek ngurus cafe ," terang Susan menjelaskan ikhwal putrinya menyarankan menjual usaha.
Aset usaha cafe dan resto yang Susan tawarkan Rp2,9 miliar nego berada di atas tanah seluas 750 meter persegi. Lokasinya strategis, yakni berada di pinggir jalan raya, berjarak tidak jauh dari rumah sakit. Berdekatan dengan pasar terbesar di wilayah Kecamatan Wlingi.
Kemudian bersebelahan dengan kompleks perumahan. Sebelum PPKM Mikro, usaha ini memili omzet penjualan Rp5 juta per hari. Sedangkan saat ini menyusut Rp2-3 juta per hari. Susan juga mengaku sudah capek menyandang status janda. Karenanya, perempuan pemilik tinggi 162 cm dengan berat 52 kilogram itu sekalian mencari suami.
"Sudah bosan menjomblo," tambah Susan sembari tertawa malu malu. Uniknya, cara yang ia tempuh tidak lazim. Susan menyediakan diri sebagai bonus dari aset yang ia jual, yakni rela diperistri, jika memang ada kecocokan dengan pembeli aset usahanya. Yang ia cari laki laki yang setia, bisa menerima segala kekurangannya dan bertanggung jawab.
Sejauh ini kata Susan sudah ada pengusaha yang menawar Rp2,5 miliar, dan hingga kini masih dalam negoisasi. "Tapi jika memang ada yang ingin membeli aset usaha saja tanpa mengambil bonus juga tidak apa apa," kata Susan.
Lihat Juga :