Majukan Desa Wisata, 2 Asosiasi Ini Jalin Kerjasama
Rabu, 17 Februari 2021 - 12:45 WIB
loading...
ASPPI dan ASIDEWI saat penandatanganan kerjasama dengan di Istana Gebang di Blitar. Foto/Lukman
A
A
A
SURABAYA - Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) menggandeng Asosiasi Desa Wisata Indonesia (ASIDEWI) mengembangkan potensi desa wisata di Indonesia.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, hingga tahun 2018 sudah ada sebanyak 1.734 desa wisata dari total 83.931 desa di Indonesia.
"Potensi desa wisata sangat besar. Sehingga kami sepakat untuk melakukan kerjasama dalam hal peningkatan peran terhadap pengabdian masyarakat. Khususnya terkait pengembangan desa wisata di Indonesia. Nantinya, ASPPI maupun ASIDEWI akan saling mendukung dalam pelaksanaan program pengembangan, pendampingan, dan pembangunan desa wisata," jelas Ketua Umum ASPPI, Safor Madianto, Rabu (17/2/2021).
Dia menyatakan, peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) desa wisata akan terus ditingkatkan. Sehingga, akan menjadi pelaku desa wisata yang profesional. Maraknya kemunculan desa wisata pada satu dasawarsa terakhir, kata dia, menjadi potensi besar dalam pengembangan pariwisata Indonesia.
“Karakteristiknya mampu menjaga kearifan lokal, lingkungan, dan memberdayakan ekonomi warga. Hal ini membuat desa wisata makin layak diperhitungkan,” ujar Safor.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, hingga tahun 2018 sudah ada sebanyak 1.734 desa wisata dari total 83.931 desa di Indonesia.
"Potensi desa wisata sangat besar. Sehingga kami sepakat untuk melakukan kerjasama dalam hal peningkatan peran terhadap pengabdian masyarakat. Khususnya terkait pengembangan desa wisata di Indonesia. Nantinya, ASPPI maupun ASIDEWI akan saling mendukung dalam pelaksanaan program pengembangan, pendampingan, dan pembangunan desa wisata," jelas Ketua Umum ASPPI, Safor Madianto, Rabu (17/2/2021).
Dia menyatakan, peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) desa wisata akan terus ditingkatkan. Sehingga, akan menjadi pelaku desa wisata yang profesional. Maraknya kemunculan desa wisata pada satu dasawarsa terakhir, kata dia, menjadi potensi besar dalam pengembangan pariwisata Indonesia.
“Karakteristiknya mampu menjaga kearifan lokal, lingkungan, dan memberdayakan ekonomi warga. Hal ini membuat desa wisata makin layak diperhitungkan,” ujar Safor.
Lihat Juga :