Pelajar Bekasi Ditemukan Membusuk di Pohon Mangrove Muaragembong
Senin, 15 Februari 2021 - 15:51 WIB
loading...
Petugas tengah mengevakuasi mayat pelajar yang ditemukan membusuk di Pesisir Laut Muara Sampan, Kampung Beting, RT8/6, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Senin (15/2/2021). Foto: Abdullah M Surjaya/SINDOnews
A
A
A
BEKASI - Seorang pelajar ditemukan tewas mengambang di Pesisir Laut Muara Sampan, Kampung Beting, RT8/6, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Senin (15/2/2021). Korban Yogi Pratama Putra (16) ditemukan nelayan sudah dalam kondisi membusuk sekitar pukul 13.00 WIB.
Kepala Kepolisian Sektor Muaragembong, AKP Dhanar Dhono Vernandhie mengatakan, korban merupakan warga Paduraksa RT 5/3, Desa Paduraksa, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
"Korban terindetifikasi dari identitas yang ditemukan di tubuh korban, belum diketahui penyebab korban tewas,” katanya. Baca juga: Bekasi Geger Temuan Dua Mayat Pria Membusuk
Selain identitas, kata dia, petugas juga menemukan tas selempang warna hitam yang di dalamnya berisikan dompet kulit warna cokelat berisi KTP atas nama korban, 1 buah kartu ATM bank BNI, kartu pelajar atas nama korban dan 1 buah dompet kain warna hitam. Saat ini, korban dievakuasi ke RSUD Kabupaten Bekasi.
Peristiwa itu bermula saat nelayan yang bernama Mas’ud sepulang dari laut menggunakan perahu kayu di perjalanan dari laut menuju pesisir laut Muara Sampan melihat dipinggir pantai ada jasad korban sudah dalam keadaan membusuk tersangkut di antara ranting pohon bakau (mangrove).
Kepala Kepolisian Sektor Muaragembong, AKP Dhanar Dhono Vernandhie mengatakan, korban merupakan warga Paduraksa RT 5/3, Desa Paduraksa, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
"Korban terindetifikasi dari identitas yang ditemukan di tubuh korban, belum diketahui penyebab korban tewas,” katanya. Baca juga: Bekasi Geger Temuan Dua Mayat Pria Membusuk
Selain identitas, kata dia, petugas juga menemukan tas selempang warna hitam yang di dalamnya berisikan dompet kulit warna cokelat berisi KTP atas nama korban, 1 buah kartu ATM bank BNI, kartu pelajar atas nama korban dan 1 buah dompet kain warna hitam. Saat ini, korban dievakuasi ke RSUD Kabupaten Bekasi.
Peristiwa itu bermula saat nelayan yang bernama Mas’ud sepulang dari laut menggunakan perahu kayu di perjalanan dari laut menuju pesisir laut Muara Sampan melihat dipinggir pantai ada jasad korban sudah dalam keadaan membusuk tersangkut di antara ranting pohon bakau (mangrove).
Lihat Juga :