Terkurung di Keraton Solo 3 Hari 2 Malam, 2 Putri Raja Langsung Ziarah ke Imogiri
Senin, 15 Februari 2021 - 01:13 WIB
loading...
Dua putri raja Keraton Surakarta, melakukan ziarah ke Imogiri, usai terkunci selama tiga hari dua malam. Foto/Ist.
A
A
A
SOLO - Pasca keluar dari dalam Keraton Surakarta , setelah selama tiga hari dua malam hari 2 malam terkunci, dua orang putri raja, di antaranya adik Raja Hangabehi atau Putri Paku Buwono (PB) XII GKR Wandansari, alias Koesmoertiyah (Gusti Moeng), dan Putri Raja PB XIII GKR Timoer Rumbai Kusuma Dewayani langsung berziarah ke makam para raja di Imogiri , Bantul, Yogyakarta.
Baca juga: 2 Keturunan Raja Solo Terkurung Dalam Keraton, Lahap Menyantap Makanan Kiriman Kapolresta Solo
Selain kedua keturunan raja tersebut, para sentono serta para abdi dalem ikut serta melakukan ziarah ke Imogiri . Termasuk dua penari Tari Bedaya, yakni Ika Prasetyaningsih, dan Bulan Semayani Milawarna, serta seorang sentana dalem, KRMH Saptono Djati, juga ikut berziarah.
GKR Wandansari mengatakan, selain untuk berziarah ke makam para leluhur pendiri Kerajaan Mataram, juga untuk memanjatkan doa kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala agar kondisi Keraton Kasunanan, kembali bersatu seperti dulu lagi.
"Hari ini saya langsung ke makam para leluhur untuk mendoakan para leluhur, dan meminta kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala agar Keraton Surakarta kembali baik, aktivitas budaya terus berjalan dan rukun damai semuanya," papar Gusti Moeng.
Baca juga: 2 Keturunan Raja Solo Terkurung Dalam Keraton, Lahap Menyantap Makanan Kiriman Kapolresta Solo
Selain kedua keturunan raja tersebut, para sentono serta para abdi dalem ikut serta melakukan ziarah ke Imogiri . Termasuk dua penari Tari Bedaya, yakni Ika Prasetyaningsih, dan Bulan Semayani Milawarna, serta seorang sentana dalem, KRMH Saptono Djati, juga ikut berziarah.
GKR Wandansari mengatakan, selain untuk berziarah ke makam para leluhur pendiri Kerajaan Mataram, juga untuk memanjatkan doa kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala agar kondisi Keraton Kasunanan, kembali bersatu seperti dulu lagi.
"Hari ini saya langsung ke makam para leluhur untuk mendoakan para leluhur, dan meminta kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala agar Keraton Surakarta kembali baik, aktivitas budaya terus berjalan dan rukun damai semuanya," papar Gusti Moeng.
Lihat Juga :