Presiden PKS Patok Target Kadernya Rebut Posisi Gubernur Jabar
Sabtu, 13 Februari 2021 - 13:33 WIB
loading...
Presiden PKS Ahmad Syaikhu mematok target menempatkan kader PKS sebagai Gubernur Jabar. Foto/Istimewa
A
A
A
BANDUNG - Meski ajang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) masih cukup lama, namun partai politik (parpol) di Jabar mulai mengambil ancang-ancang untuk memenangi pesta demokrasi lima tahunan tersebut.Seperti yang dilakukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Bahkan, Presiden PKS, Ahmad Syaikhu mematok target bahwa seluruh pengurus DPW PKS Jabar harus bahu membahu untuk menempatkan kader PKS sebagai Gubernur Jabar.
Selain menargetkan posisi Gubernur Jabar, Presiden PKS juga mematok target PKS sebagai partai pemenang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Target tersebut mengemuka saat Syaikhu melantik jajaran Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW), Dewan Pengurus Wilayah (DPW), serta Dewan Syariah Wilayah (DSW) Provinsi Jabar periode 2020-2025.
"Bukan hanya menjadi pemenang Pemilu tapi juga kembali memenangkan Pilkada dan menempatkan Anggota PKS sebagai Gubernur Jawa Barat 2024," tegas Syaikhu dalam keterangan resminya, Sabtu (13/2/2021). Baca juga: PKS Sebut Ada Invisible Hand Ingin Hentikan Pembahasan Revisi UU Pemilu
Agenda pelantikan tersebut dilaksanakan melalui protokol kesehatan yang sangat ketat. Dalam pelantikan yang digelar di Bandung, Jumat, 12 Februari 2021 kemarin itu, seluruh peserta yang hadir sebelumnya telah menjalani swab test untuk menekan potensi penyebaran COVID-19.
Pelantikan juga dihadiri oleh Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Wilayah Banten, Jakarta dan Jabar (Banjabar) yang juga Wakil Ketua DPRD Jabar, Achmad Ru’yat. Sebanyak 300 orang pengurus sebagian besar dilantik secara online, hanya 50 orang sebagai perwakilan yang dilantik secara offline.
Sementara itu, Ketua DPW PKS Jabar, Haru Suandharu mengaku, optimistis PKS Jabar mampu mencapai target yang telah disampaikan Presiden PKS. Dia menyatakan, target program kerja lima tahun ke depan adalah melaksanakan amanah Musyawarah Wilayah (Muswil) PKS Jabar, di antaranya penambahan jumlah suara dan anggota PKS Jabar hingga 2024.
Haru juga berharap, para pengurus yang dilantik bekerja maksimal sekalipun pandemi COVID-19 belum berakhir. Dia menegaskan, PKS Jabar akan senantiasa berpartisipasi aktif membantu Pemprov Jabar dalam penanggulangan dampak kesehatan, ekonomi, dan sosial. Baca juga: Presiden PKS Sebut Indonesia Masuk Kategori Cacat Demokrasi
Selain menargetkan posisi Gubernur Jabar, Presiden PKS juga mematok target PKS sebagai partai pemenang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Target tersebut mengemuka saat Syaikhu melantik jajaran Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW), Dewan Pengurus Wilayah (DPW), serta Dewan Syariah Wilayah (DSW) Provinsi Jabar periode 2020-2025.
"Bukan hanya menjadi pemenang Pemilu tapi juga kembali memenangkan Pilkada dan menempatkan Anggota PKS sebagai Gubernur Jawa Barat 2024," tegas Syaikhu dalam keterangan resminya, Sabtu (13/2/2021). Baca juga: PKS Sebut Ada Invisible Hand Ingin Hentikan Pembahasan Revisi UU Pemilu
Agenda pelantikan tersebut dilaksanakan melalui protokol kesehatan yang sangat ketat. Dalam pelantikan yang digelar di Bandung, Jumat, 12 Februari 2021 kemarin itu, seluruh peserta yang hadir sebelumnya telah menjalani swab test untuk menekan potensi penyebaran COVID-19.
Pelantikan juga dihadiri oleh Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Wilayah Banten, Jakarta dan Jabar (Banjabar) yang juga Wakil Ketua DPRD Jabar, Achmad Ru’yat. Sebanyak 300 orang pengurus sebagian besar dilantik secara online, hanya 50 orang sebagai perwakilan yang dilantik secara offline.
Sementara itu, Ketua DPW PKS Jabar, Haru Suandharu mengaku, optimistis PKS Jabar mampu mencapai target yang telah disampaikan Presiden PKS. Dia menyatakan, target program kerja lima tahun ke depan adalah melaksanakan amanah Musyawarah Wilayah (Muswil) PKS Jabar, di antaranya penambahan jumlah suara dan anggota PKS Jabar hingga 2024.
Haru juga berharap, para pengurus yang dilantik bekerja maksimal sekalipun pandemi COVID-19 belum berakhir. Dia menegaskan, PKS Jabar akan senantiasa berpartisipasi aktif membantu Pemprov Jabar dalam penanggulangan dampak kesehatan, ekonomi, dan sosial. Baca juga: Presiden PKS Sebut Indonesia Masuk Kategori Cacat Demokrasi
Lihat Juga :