Disalahgunakan Pelaku Kriminal, Driver Gojek Surabaya Diimbau Saling Jaga Atribut

Kamis, 11 Februari 2021 - 16:59 WIB
loading...
Disalahgunakan Pelaku...
Disalahgunakan Pelaku Kriminal, Driver Gojek Surabaya Diimbau Saling Jaga Atribut
A A A
SURABAYA - Belakangan ini atribut resmi ojek online kerap disalahgunakan pelaku kriminal. Para driver ojek online (ojol), khususnya di Surabaya, Jawa Timur, diimbau menjaga baik-baik atribut resmi yang digunakan saat bekerja. Atribut yang dimaksud misalnya helm atau jaket ojol.

Salah satu driver ojol asal Surabaya, Gatot Imam Triyono menyebut beberapa kasus pencurian motor yang terjadi di wilayahnya dilakukan oleh oknum yang menyalahgunakan atribut ojol. Menurutnya hal itu dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap profesi ojol.

Baca juga: Panglima TNI Tinjau Pelaksanaan PPKM Skala Mikro di Surabaya

"Dampak pasti ada. Sekarang saya lihat kepercayaan konsumen mulai berkurang. Kalau dapat orderan antar paket atau makanan konsumen kadang ambil foto kita" kata Gatot dalam rilis yang diterima sindonews.com, Rabu (10/2/2021).

Gatot yang aktif di komunitas ojol Segoroland mengimbau rekan-rekan sesama driver untuk menjaga atribut dengan baik.

Bagi yang sudah berhenti atau telah memiliki pekerjaan lain diminta untuk tidak memberikan atau menjual atribut ke sembarang orang. "Saya lihat masih ada oknum yang jual bebas atribut bekas di media sosial. Ini kalau bisa dihindari," katanya.

Baca juga: Buru Pelaku Pembunuhan Terapis Pijat di Mojokerto, Polisi Sebar Sketsa Wajah

Meski begitu, Gatot meyakini sejauh ini kepercayaan konsumen ke ojol masih tinggi. Ia pun tidak keberatan jika di beberapa tempat menerapkan pemeriksaan ketat terhadap ojol yang keluar masuk.

"Ada tempat-tempat tertentu yang memeriksa ketat setiap ojol yang keluar masuk. Ini bagus. Kami tidak keberatan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

"Kalau masuk mal, petugas keamanan biasanya minta lihat aplikasi untuk ngecek benar gak dapat orderan GoFood atau GrabFood yang lokasi restonya di dalam mal. Saat kerja atribut selalu dipakai, tapi kalau ke mal sekadar jalan-jalan sebaiknya jangan pakai atribut," papar Gatot.

Gatot juga mengatakan masyarakat atau konsumen tidak perlu segan untuk memastikan wajah driver dan nomor polisi kendaraan sama dengan identitas yang tertera di aplikasi. Dengan begitu konsumen merasa aman menggunakan layanan ojol.

"Konsumen bisa bertanya jika nomor polisi atau wajah berbeda. Karena kalau ada konsumen yang melapor, di Gojek hal ini masuk kategori pelanggaran berat, bisa di suspend," pungkasnya
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Aksi Ojol Forkot Warnai...
Aksi Ojol Forkot Warnai Kawasan Medan Merdeka Selatan
Driver Ojol di Labuan...
Driver Ojol di Labuan Bajo Dianiaya, Keamanan Destinasi Super Prioritas Jadi Sorotan
Resmikan Masjid Al-Adzim...
Resmikan Masjid Al-Adzim Polda Riau, Kapolri Perkuat Community Policing lewat Satgas PHK dan Ojol
Hanta Yuda Rasyid Berikan...
Hanta Yuda Rasyid Berikan Santunan Ramadan kepada 3.000 Driver Ojol
Paspampres Tegaskan...
Paspampres Tegaskan Tak Ada Anggotanya yang Terlibat Penganiayaan Ojol di Jakarta Barat
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
Kawal Instruksi Presiden...
Kawal Instruksi Presiden Soal Ojol, Komisi V DPR Minta Tarif Baru Tak Bebani Konsumen
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Rekomendasi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
TNI Jaga Kejaksaan,...
TNI Jaga Kejaksaan, Ada Perseteruan Penegak Hukum?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved