4 RW Terendam Banjir di Pejaten Timur, Korban Dipastikan Nihil
Selasa, 09 Februari 2021 - 13:33 WIB
loading...
Lurah Pejaten Timur, Rasyid Darwis, saat memantau banjir di kawasan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (9/2/2021). Foto: SINDOnews/Ari Sandita
A
A
A
JAKARTA - Lurah Pejaten Timur, Rasyid Darwis, menyebutkan saat ini masih ada 4 RW yang terendam banjir di kawasan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Keempat RW, yakni RW 05-08 dengan total 8 RT. Ketinggian air saat ini sudah di bawah perut orang dewasa.
"Sejauh ini tidak ada korban jiwa, baik itu hanyut maupun tenggelam, karena sebelum air datang kami sudah memberitahukan ke warga air akan datang sehingga ada antisipasi evakuasi warga," ujarnya di lokasi, Selasa (9/2/2021).
Baca juga: Selain Covid-19, Warga Terdampak Banjir di Pejaten Timur Kini Diancam Berbagai Penyakit Ini
Menurut dia, petugas sudah ada di lokasi untuk memantau dan memberikan peringatan saat akan ada air kiriman dari Bogor melalui Kali Ciliwung. Petugas selalu berkoordinasi dengan petugas Bendung Katulampa saat curah hujan tinggi sehingga tindakan antisipasi, seperti evakuasi bisa dilakukan sebelum air datang.
Sementara itu, salah satu warga RW 05, Arul, mengatakan, air mulai surut sejak pukul 07.00 WIB tadi pagi. Air yang merendam rumah warga yang ada di bibir Kali Ciliwung sudah menyusut siang ini, hanya menyisakan lumpur-lumpurnya saja.
Baca: Warga Terdampak Banjir di Pejaten Timur Butuh Bantuan Logistik
"Air surut itu sekitar pukul 07.00 WIB pagi tadi bersamaan dengan air di Kali Ciliwung yang sudah normal kembali. Cuman lumpur dan sampah saja ini yang kena anyut," katanya.
Dia menambahkan, warga yang sebelumnya mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing. Saat ini warga tengah membersihkan rumahnya itu.
Baca juga: Khawatir Banjir Susulan, Warga Bidara Cina Belum Mau Bersihkan Rumah
Berdasarkan pantauan, petugas Sudin Gulkarmat Jaksel bersama PPSU Kelurahan Pejaten Timur tampak tengah membantu warga membersihkan rumah. Mereka tampak menyemprot lumpur-lumpur tersebut menggunakan alat penyemprot, khususnya yang ada di jalanan gang rumah warga.
"Sejauh ini tidak ada korban jiwa, baik itu hanyut maupun tenggelam, karena sebelum air datang kami sudah memberitahukan ke warga air akan datang sehingga ada antisipasi evakuasi warga," ujarnya di lokasi, Selasa (9/2/2021).
Baca juga: Selain Covid-19, Warga Terdampak Banjir di Pejaten Timur Kini Diancam Berbagai Penyakit Ini
Menurut dia, petugas sudah ada di lokasi untuk memantau dan memberikan peringatan saat akan ada air kiriman dari Bogor melalui Kali Ciliwung. Petugas selalu berkoordinasi dengan petugas Bendung Katulampa saat curah hujan tinggi sehingga tindakan antisipasi, seperti evakuasi bisa dilakukan sebelum air datang.
Sementara itu, salah satu warga RW 05, Arul, mengatakan, air mulai surut sejak pukul 07.00 WIB tadi pagi. Air yang merendam rumah warga yang ada di bibir Kali Ciliwung sudah menyusut siang ini, hanya menyisakan lumpur-lumpurnya saja.
Baca: Warga Terdampak Banjir di Pejaten Timur Butuh Bantuan Logistik
"Air surut itu sekitar pukul 07.00 WIB pagi tadi bersamaan dengan air di Kali Ciliwung yang sudah normal kembali. Cuman lumpur dan sampah saja ini yang kena anyut," katanya.
Dia menambahkan, warga yang sebelumnya mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing. Saat ini warga tengah membersihkan rumahnya itu.
Baca juga: Khawatir Banjir Susulan, Warga Bidara Cina Belum Mau Bersihkan Rumah
Berdasarkan pantauan, petugas Sudin Gulkarmat Jaksel bersama PPSU Kelurahan Pejaten Timur tampak tengah membantu warga membersihkan rumah. Mereka tampak menyemprot lumpur-lumpur tersebut menggunakan alat penyemprot, khususnya yang ada di jalanan gang rumah warga.
(thm)
Lihat Juga :