BNN Gagalkan Penyelundupan 450 Kg Ganja Dalam Paralon di Bogor
Selasa, 09 Februari 2021 - 10:30 WIB
loading...
BNN menggagalkan pengiriman 450 Kg ganja di Jalan Raya Parung, Kabupaten Bogor, Selasa (9/2/2021) dini hari tadi.Foto/Istimewa/BNN
A
A
A
BOGOR - Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan pengiriman 450 Kg ganja di Jalan Raya Parung, Kabupaten Bogor, Selasa (9/2/2021) dini hari tadi. Ganja itu berasal dari Aceh yang menggunakan jasa pengiriman kargo.
"Jadi hari ini kita melakukan penangkapan dan sekaligus penyitaan barang bukti narkotika golongan I jenis ganja yang datang dari Aceh menggunakan jasa pengiriman kargo," kata Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari kepada wartawan Selasa (9/2/2021). menurut dia, Truk yang membawa ganja tersebut sebelumnya sempat berhenti di Sentul Selatan.
Kemudian dipindahkan ke daerah Parung untuk rencananya disimpan sementara sebelum didistribusikan. "Sebenarnya barang ini bersama dengan truknya sempat berhenti di Sentul aselatan. Kemudian malam tadi diambil kembali untuk dipindahkan ke daerah yang sekarang kita berada (Parung) dan menurut rencananya di daerah ini akan dijadikan gudang penyimpanan sementara sebelum didistribusikan kepada para pemesan," ujar Arman.
Adapun modus baru dalam pengiriman ganja ini dengan memasukannya ke dalam paralon dengan panjang sekitar 60 centimeter yang telah dilem. Kemudian, dimasukan ke dalam 6 drum besar yang telah diisi oleh cairan minyak nilam.
"Modus operandi untuk menghilangkan kecurigaan petugas dalam teknik atau cara packagingnya itu baru sekali ini kita temukan. Maka tadi kita susah payah membukanya karena dilapisi dengan bermacam-macam bahan. Tujuannya tentu saja untuk mengelabui petugas jika ada pemeriksaan dan juga relatif aman di dalam perjalanan," ungkapnya.
"Jadi hari ini kita melakukan penangkapan dan sekaligus penyitaan barang bukti narkotika golongan I jenis ganja yang datang dari Aceh menggunakan jasa pengiriman kargo," kata Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari kepada wartawan Selasa (9/2/2021). menurut dia, Truk yang membawa ganja tersebut sebelumnya sempat berhenti di Sentul Selatan.
Kemudian dipindahkan ke daerah Parung untuk rencananya disimpan sementara sebelum didistribusikan. "Sebenarnya barang ini bersama dengan truknya sempat berhenti di Sentul aselatan. Kemudian malam tadi diambil kembali untuk dipindahkan ke daerah yang sekarang kita berada (Parung) dan menurut rencananya di daerah ini akan dijadikan gudang penyimpanan sementara sebelum didistribusikan kepada para pemesan," ujar Arman.
Adapun modus baru dalam pengiriman ganja ini dengan memasukannya ke dalam paralon dengan panjang sekitar 60 centimeter yang telah dilem. Kemudian, dimasukan ke dalam 6 drum besar yang telah diisi oleh cairan minyak nilam.
"Modus operandi untuk menghilangkan kecurigaan petugas dalam teknik atau cara packagingnya itu baru sekali ini kita temukan. Maka tadi kita susah payah membukanya karena dilapisi dengan bermacam-macam bahan. Tujuannya tentu saja untuk mengelabui petugas jika ada pemeriksaan dan juga relatif aman di dalam perjalanan," ungkapnya.
Lihat Juga :