Begini Mekanisme Penyaluran BLT Dana Desa di Dairi
Minggu, 17 Mei 2020 - 10:38 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
SIDIKALANG - KabupatenDairi, Sumatera Utara mulai melakukanPenyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa dengan sasaran keluarga miskin yang tidak ditampung oleh Program Jaringan Pengaman Sosial oleh KementerianSosial.
Kelompok ini yakni Non PKH atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yangkehilangan mata pencaharian akibat Pandemi Covid-19 namun belum terdata dan kelompok anggota keluarga yang rentan sakit menahun atau kronis.
Bupati Dairi, Eddy Berutu mengatakan, mekanisme pendataan dilakukan berjenjang dan hati-hati oleh Relawan Desa lawan Covid-19 dengan jumlah tim sekurang-kurangnya 3 orang di tiap desa.( BACA JUGA: Mengira Ada Pembagian Sembako, Ratusan Warga Medan Datangi Kantor DPW PKB Sumut)
"Pendataan terfokus mulai dari dusun.Hasil pendataan sasaran keluarga miskin dimaksud kemudian dimusyawarahkan melalui musyawarah desa khusus untuk validasi dan finalisasi data oleh BPD dan tokoh masyarakat dan pemerintah desa serta relawan Covid 19. Dan Penerima BLT Dana Desa selanjutnya dibuatkan berita acara yang ditandatangani oleh Kepala Desa, BPD serta peserta rapat. Kemudian dokumen penetapan data KK penerima BLT Dana Desa disahkan oleh camat," terang Eddy Berutu, Sabtu (16/5/2020).
Daftar warga tersebut kemudian diumumkan di desa untuk diperiksa oleh masyarakat desa.Sementara besaran BLT Dana Desa per bulan sebesar Rp600.000 per keluarga dan akan diberikan untuk 3 bulan ditampung pada APBDes Tahun Anggaran 2020. (BACA JUGA: TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara)
"Saya minta jajaran agar monitoring dan melakukan evaluasi rutin dalam pelaksanaan penyaluran BLT Dana Desa yang dimaskud," katanya.
Plt Kepala Dinas Pemdes Kabupaten Dairi Junihardi Siregar menyampaikan dari data yang dihimpun hingga per tanggal13 Mei 2020 sudah ada 49 Desa dari 161 Desa di Kabupaten Dairi yang sudah masuk Dana Desa ke rekening desa. Sementara pembukaan rekening masyarakat untuk penerima BLT Dana Desa sebanyak 5.498 KK.
Kelompok ini yakni Non PKH atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yangkehilangan mata pencaharian akibat Pandemi Covid-19 namun belum terdata dan kelompok anggota keluarga yang rentan sakit menahun atau kronis.
Bupati Dairi, Eddy Berutu mengatakan, mekanisme pendataan dilakukan berjenjang dan hati-hati oleh Relawan Desa lawan Covid-19 dengan jumlah tim sekurang-kurangnya 3 orang di tiap desa.( BACA JUGA: Mengira Ada Pembagian Sembako, Ratusan Warga Medan Datangi Kantor DPW PKB Sumut)
"Pendataan terfokus mulai dari dusun.Hasil pendataan sasaran keluarga miskin dimaksud kemudian dimusyawarahkan melalui musyawarah desa khusus untuk validasi dan finalisasi data oleh BPD dan tokoh masyarakat dan pemerintah desa serta relawan Covid 19. Dan Penerima BLT Dana Desa selanjutnya dibuatkan berita acara yang ditandatangani oleh Kepala Desa, BPD serta peserta rapat. Kemudian dokumen penetapan data KK penerima BLT Dana Desa disahkan oleh camat," terang Eddy Berutu, Sabtu (16/5/2020).
Daftar warga tersebut kemudian diumumkan di desa untuk diperiksa oleh masyarakat desa.Sementara besaran BLT Dana Desa per bulan sebesar Rp600.000 per keluarga dan akan diberikan untuk 3 bulan ditampung pada APBDes Tahun Anggaran 2020. (BACA JUGA: TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara)
"Saya minta jajaran agar monitoring dan melakukan evaluasi rutin dalam pelaksanaan penyaluran BLT Dana Desa yang dimaskud," katanya.
Plt Kepala Dinas Pemdes Kabupaten Dairi Junihardi Siregar menyampaikan dari data yang dihimpun hingga per tanggal13 Mei 2020 sudah ada 49 Desa dari 161 Desa di Kabupaten Dairi yang sudah masuk Dana Desa ke rekening desa. Sementara pembukaan rekening masyarakat untuk penerima BLT Dana Desa sebanyak 5.498 KK.
(vit)
Lihat Juga :