Siloam Hospitals Manado Edukasi tentang Penyebab Kanker Serviks
Sabtu, 06 Februari 2021 - 07:17 WIB
loading...
A
A
A
Angka ini yang membuat Indonesia menduduki urutan kedua kasus kanker serviks terbanyak di dunia. Pada tahun 2019, penderita kanker serviks di Indonesia meningkat, yaitu sebesar 21.000 kasus baru setiap tahunnya. Indikasi yang menunjukkan bahwa kasus ini meningkat setiap tahunnya.
Kanker serviks juga merupakan kanker kedua terbanyak di Indonesia yang menyerang perempuan setelah kanker payudara. Ironisnya, 80% dari penderita kanker serviks datang dalam stadium lanjut, dan 94% pasien dari kasus tersebut meninggal dalam 2 tahun.
Bberapa hal yang dapat dilakukan kaum perempuan guna mencegah kanker serviks, antara lain, jalani pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang cukup nutrisi dan bergizi, selalu menjaga kesehatan tubuh dan sanitasi lingkungan, hindari pembersihan bagian genital dengan air yang kotor, jika perokok maka segera hentikan kebiasaan buruk ini, hindari berhubungan intim saat usia dini, selalu setia kepada pasangan anda, dan jangan bergonta-ganti apalagi diikuti dengan hubungan intim.
Kemudian lakukan pemeriksaan pap smear minimal lakukan selama 2 tahun sekali. Khususnya bagi yang telah aktif melakukan hubungan intim. Jika anda belum pernah melakukan hubungan intim, ada baiknya melakukan vaksinasi HPV. Vaksinasi HPV baik dilakukan saat berusia 9-26 tahun, artinya mencegah kanker serviks sudah bisa dilakukan sejak usia dini. Perbanyaklah konsumsi makanan sayuran yang kandungan beta karotennya cukup banyak, konsumsi vitamin C dan E.
Kanker serviks juga merupakan kanker kedua terbanyak di Indonesia yang menyerang perempuan setelah kanker payudara. Ironisnya, 80% dari penderita kanker serviks datang dalam stadium lanjut, dan 94% pasien dari kasus tersebut meninggal dalam 2 tahun.
Bberapa hal yang dapat dilakukan kaum perempuan guna mencegah kanker serviks, antara lain, jalani pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang cukup nutrisi dan bergizi, selalu menjaga kesehatan tubuh dan sanitasi lingkungan, hindari pembersihan bagian genital dengan air yang kotor, jika perokok maka segera hentikan kebiasaan buruk ini, hindari berhubungan intim saat usia dini, selalu setia kepada pasangan anda, dan jangan bergonta-ganti apalagi diikuti dengan hubungan intim.
Kemudian lakukan pemeriksaan pap smear minimal lakukan selama 2 tahun sekali. Khususnya bagi yang telah aktif melakukan hubungan intim. Jika anda belum pernah melakukan hubungan intim, ada baiknya melakukan vaksinasi HPV. Vaksinasi HPV baik dilakukan saat berusia 9-26 tahun, artinya mencegah kanker serviks sudah bisa dilakukan sejak usia dini. Perbanyaklah konsumsi makanan sayuran yang kandungan beta karotennya cukup banyak, konsumsi vitamin C dan E.
(nth)
Lihat Juga :