Kebijakan 2 Hari di Rumah Saja Dinilai Persulit Penanganan Korban Bencana

Senin, 08 Februari 2021 - 13:48 WIB
loading...
Kebijakan 2 Hari di...
Anggota DPR RI asal Dapil Jateng 2 (Jepara, Kudus dan Demak) Abdul Wachid saat memberi bantuan kepada korban banjir di Desa Setrokalangan Kudus, Minggu (7/2/2021). Foto Alip Sutarto
A A A
JEPARA - Kebijakan 2 Hari di Rumah Saja yang dicanangkan GubernurJawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo, dinilai mempersulit upaya penanganan korban bencana yang dilakukan berbagai elemen.

Selain itu, kebijakan tersebut juga cenderung merugikan pelaku usaha sektor informal terlebih yang beraktivitas di pasar tradisional dan memicu terjadinya lonjakan harga bahan pokok. Baca juga: BPBD Sebut Longsor di Kompleks Taman Bunga Tidak Ada Korban Jiwa, Hanya Luka

Anggota DPR RI asal Dapil Jateng 2 (Jepara, Kudus dan Demak) Abdul Wachid mengatakan, pihaknya banyak menerima aduan dari masyarakat seiring kebijakan 2 Hari di Rumah Saja yang berlaku Sabtu hingga Minggu (6-7/2/2021). Kebijakan itu dinilainya tidak efektif dan malah cenderung memunculkan masalah baru.

Kader Gerindra ini mencontohkan adanya "kepanikan" masyarakat sehari jelang pemberlakuan kebijakan itu. Masyarakat memborong kebutuhan pokok untuk stok minimal selama dua hari.

Kondisi ini diperparah dengan hujan yang terus mengguyur dan mengakibatkan sejumlah wilayah di Jateng terendam banjir. Disinyalir situasi itu dimanfaatkan pihak-pihak tertentu sehingga memicu terjadinya lonjakan harga.

Pada Sabtu-Minggu atau saat berlakunya kebijakan Gubernur Jateng itu, pasar tradisional terpantau sepi. Hal ini tentu saja merugikan para pelaku usaha sektor informal yang beraktivitas di berbagai pasar tradisional itu.

"Masyarakat justru terbebani dengan kebijakan 2 Hari di Rumah Saja. Ini jelas kebijakan yang tidak efektif," kata wakil rakyat asal Jepara ini, Senin (8/2/2021). Baca juga: Sebagian Wilayah Kota Bekasi Masih Terendam Banjir 20-40 Cm

Tak hanya itu, menurut Abdul Wachid kebijakan Gubernur Jateng ini juga berdampak pada penanganan korban bencana . Ia mencontohkan seperti kegiatan peduli korban bencana yang dilakukan oleh DPD Gerindra Jateng maupun jajaran DPC di sejumlah kabupaten/kota.

Dapur umum yang didirikan Gerindra kesulitan memperoleh bahan baku makanan karena selama dua hari pasar tradisional sepi aktivitas jual beli. Dan jika kebutuhan pokok itu ada harganya jugajuga melonjak.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3.517 Warga Terdampak...
3.517 Warga Terdampak Banjir di Kota Kendari, 2 Orang Meninggal Dunia
Banjir Rendam Kebon...
Banjir Rendam Kebon Pala Jaktim, 246 Warga Terdampak
Banjir Hampir 2 Meter...
Banjir Hampir 2 Meter di Kebon Pala Jaktim karena Kiriman Air dari Hulu
Banjir Terjang Demak,...
Banjir Terjang Demak, 583 Warga Mengungsi dan 1 Orang Hilang
Ratusan Keluarga Korban...
Ratusan Keluarga Korban Banjir Bandang di Aceh dan Sumut Terima Bantuan Pangan
Bantu Korban Bencana...
Bantu Korban Bencana Sumatera, Tokio Marine Group Donasikan USD50.000 kepada PMI
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Momen Penghuni Huntara...
Momen Penghuni Huntara Jamur Ujung Aceh Bersyukur Dapat Bantuan Peralatan Dapur
Rekomendasi
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
Jokowi Targetkan Vaksinasi...
Jokowi Targetkan Vaksinasi 2 Juta Dosis per Hari di Agustus 2021
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved