PPKM di Puncak Bogor Diperketat, 70 Persen Kendaraan dari Jakarta Diputar Balik
Minggu, 07 Februari 2021 - 12:52 WIB
loading...
Aparat gabungan tengah mengecek pengendara di perempatan Gadog, Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/2/2021). Foto: Haryudi/SINDOnews
A
A
A
BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengklaim sebanyak 70 persen kendaraan dari Jakarta yang hendak menunju Puncak diputar balik. Alasannya, karena tidak bisa menunjukan hasil rapid test antigen, Minggu (7/2/2021) pagi.
Hal tersebut disampaikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor Agus Ridhallah disela-sela operasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kawasan Simpang Gadog, Puncak Bogor. Menurut Agus sejak pagi hampir sebagian besar para wisatawan Jabodetabek yang hendak berwisata ke kawasan Puncak Bogor tak bisa menunjukan hasil rapid test antigen.
"Seperti biasa setiap akhir pekan kita kembali menggelar operasi PPKM, namun kali ini lebih diperketat. Sehingga hasilnya 70 persen kendaraan menuju Puncak terpaksa diputarbalikkan," kata Agus. Baca juga: Jalur Puncak Bogor Kembali Diperketat, 9 Titik Checkpoint Efektif Tekan Mobilitas Wisatawan
Menurut Agus, tak hanya kendaraan roda empat saja yang diputarbalik karen atak membawa hasil rapid test antigen, tapi kendaraan roda dua juga diputarbalikan. "Selain tidak bisa memperlihatkan hasil Rapid Tes Antigen, banyak juga hasil rapid yang dibawa mereka sudah kadaluarsa," ungkapnya.
Agus menegaskan operasi PPKM di Simpang Gadog, Puncak Bogor ini bertujuan untuk menekan mobilitas kendaraan yang masuk ke kawasan Puncak. "Jangan sampai Puncak jadi sasaran penyebaran karena banyaknya wisatawan yang masuk tanpa terdeteksi kesehatannya," ujarnya.
Hal tersebut disampaikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor Agus Ridhallah disela-sela operasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kawasan Simpang Gadog, Puncak Bogor. Menurut Agus sejak pagi hampir sebagian besar para wisatawan Jabodetabek yang hendak berwisata ke kawasan Puncak Bogor tak bisa menunjukan hasil rapid test antigen.
"Seperti biasa setiap akhir pekan kita kembali menggelar operasi PPKM, namun kali ini lebih diperketat. Sehingga hasilnya 70 persen kendaraan menuju Puncak terpaksa diputarbalikkan," kata Agus. Baca juga: Jalur Puncak Bogor Kembali Diperketat, 9 Titik Checkpoint Efektif Tekan Mobilitas Wisatawan
Menurut Agus, tak hanya kendaraan roda empat saja yang diputarbalik karen atak membawa hasil rapid test antigen, tapi kendaraan roda dua juga diputarbalikan. "Selain tidak bisa memperlihatkan hasil Rapid Tes Antigen, banyak juga hasil rapid yang dibawa mereka sudah kadaluarsa," ungkapnya.
Agus menegaskan operasi PPKM di Simpang Gadog, Puncak Bogor ini bertujuan untuk menekan mobilitas kendaraan yang masuk ke kawasan Puncak. "Jangan sampai Puncak jadi sasaran penyebaran karena banyaknya wisatawan yang masuk tanpa terdeteksi kesehatannya," ujarnya.
Lihat Juga :