Disdukcapil Kabupaten Bekasi Ungkap 2 Persen Warganya Belum Punya e-KTP

Jum'at, 05 Februari 2021 - 15:59 WIB
loading...
Disdukcapil Kabupaten...
Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A A A
BEKASI - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi mendata puluhan ribu warganya yang tersebar di 23 kecamatan belum melakukan perekam Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) . Data tersebut terangkum pemerintah hingga bulan ini.

“Sebanyak 40.871 warga Bekasi belum melakukan perekaman e-KTP, kami himbau agar mereka segela melakukan perekaman di kantor Kecamatan masing-masing tempat mereka tinggal,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bekasi Hudaya kepada wartawan di Bekasi, Jumat (5/2/2021).

Menurut dia, hingga Desember 2020 kemarin jumlah warga yang sudah melakukan perekaman data sebanyak 98 persen dari jumlah penduduk wajib e-KTP berjumlah sekitar 2.043.538 jiwa. “Apabila dikalkulasikan hampir 2 persen warga Kabupaten Bekasi belum punya e-KTP,” ujarnya.

Penyebabnya, kata dia, banyak warga yang belum melakukan perekaman dikarenakan masih menganggap kurang membutuhkan e-KTP. Hal itu terjadi khususnya di masyarakat yang tinggal di perkampungan. Misalnya, di wilayah Utara Bekasi seperti di Cabangbungin dan Muaragembong.

“Setelah kita telusuri mereka yang belum melakukan perekaman seperi nelayan fan petani,” ungkapnya. Baca juga: 71.000 Warga Surabaya Diundang Perekaman KTP Elektronik

Biasanya mereka membuat KTP saat ada keperluan administrasi seperti ketika ke rumah sakit agar mendapatkan jaminan kesehatan harus memiliki identitas yakni e-KTP.

Hudaya mengakui, selama ini pemerintah terus mengencarkan sosialiasi hingga jemput bola ke desa-desa, hingga lingkungan masyarakat dalam proses pembuatan e-KTP. Bahkan, petugas kerap melakukan jemput bola di sekolah, bagi usia yang sudah 17 tahun. Pelayanan perekaman e-KTP juga dipermudah dengan bisa dilakukan di kantor kecamatan.

Untuk itu, bagi masyarakat yang membutuhkan kepengurusan kependudukan dan catatan sipil bisa secara online. Sebab, pelayanan secara tatap muka dibatasi atau ditiadakan sementara untuk menghindari penyebaran wabah corona saat melakukan pengurusan tatap muka. Baca juga: Gubernur Anies Pecat Lurah Penerbit KTP Elektronik Djoko Tjandra

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, BN Kholiq Qudratullah meminta pemerinta setempat gencar melakukan sosialisi pentingnya memilik e-KTP. “Harusnya rajin sosialiasi hingga pelosok desa, karena wilayah kita ini sangat luas, jadi masyarakat mala mengurus e-KTP,” katanya.

Meskipun angka warga Kabupaten Bekasi yang belum memiliki e-KTP hanya dua persen, namun pemerintah tahun ini harus menargetkan seluruh warganya untuk melakukan perekaman e-KTP, karena identitas ini sangat penting bagi warga. “Kalau bisa terobosan agar warga mau ikut perekaman e-KTP,” tegasnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UTBK SNBT 2026 Dimulai...
UTBK SNBT 2026 Dimulai Hari Ini, Jangan Lupa Bawa 5 Dokumen Wajib Berikut
Letkol Inf Michael Ronald,...
Letkol Inf Michael Ronald, Perwira Kopassus Resmi Jabat Dandim 0509/Kabupaten Bekasi
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan TikToker yang Diduga Palsukan Status di KTP
Rekomendasi
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Berita Terkini
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Infografis
Kabupaten Bekasi Belum...
Kabupaten Bekasi Belum Terima Vaksin Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved