Wali Kota Bekasi: Ada 2 Skenario Penyesuaian KRL di Masa PSBB Jabodetabek

Jum'at, 17 April 2020 - 16:44 WIB
loading...
Wali Kota Bekasi: Ada...
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan aada dua skenario penyesuaian operasional KRL selama masa PSBB.Foto/SINDOphoto/Ilustrasi.dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyetujui penghentian sementara operasional Kereta Rel Listrik (KRL) di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kepala daerah di wilayah Bogor, Depok, Bekasi telah menandatangani usulan penghentian operasional KRL Commuter Line.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, PSBB adalah langkah serius untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 atau virus Corona yang belum ditemukan vaksinnya itu. "Saya setuju demi memutus mata rantai Covid-19, sudah ditandatangani juga, saya lihat Bupati Bogor, Wali Kota Depok juga sudah tandatangani," kata Rahmat kepada SINDOnews di Stadion Patriot Candrabaga, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jumat (17/4/2020).

Menurut dia, kepala Daerah di Bodetabek telah mengusulkan penghentian operasional KRL dalam naungan PT Kereta Cummuter Indonesia (KCI). Terdapat dua skenario penyesuaian KRL di masa PSBB.
"Usulan pertama ialah, pengehentian seluruh operasional KRL. Kedua adalah mengurangi jadwal pemberangkatan kereta dari dan atau menuju Jakarta," ujarnya. (Baca: Setelah Pemkot Bogor, Anies Minta Operasional KRL Dihentikan Sementara)

Hanya saja, Rahmat belum mengetahui apakah surat usulan serupa telah diajukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hal ini mengingat DKI Jakarta adalah pusat tujuan pergerakan orang dari kawasan Bodetabek.

"Belum tahu (untuk DKI) kewenangannya kan Pak Gubernur DKI, biar dulu melihat perkembangan. Tetapi tentunya Bodetabek akan terus koordinasi agar tidak ada pergerakan orang melalui transportasi KRL," ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri PPPA Minta Maaf...
Menteri PPPA Minta Maaf soal Usul Gerbong KRL Khusus Perempuan Dipindah ke Tengah
Viral Kasus Pelecehan...
Viral Kasus Pelecehan Seksual di KRL, KAI Sudah Serahkan Pelaku ke Polisi
Penumpang Commuter Line...
Penumpang Commuter Line Boleh Berbuka Puasa di Dalam KRL, Simak Ketentuannya
Rekomendasi
Microdrama AI Second...
Microdrama AI Second Crown Tayang di V+Short, Drama Kerajaan yang Bikin Nagih
Gelar Festival Literasi...
Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
BTS Jadi Magnet di Final...
BTS Jadi Magnet di Final Piala Dunia 2026, Justin Bieber hingga Tom Cruise Datang Menyapa
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Infografis
5 Kota Terunik di Dunia,...
5 Kota Terunik di Dunia, Ada yang Terbentuk dari Logam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved