Balap Liar Marak, Warga Grand Depok City Geram

Selasa, 02 Februari 2021 - 08:41 WIB
loading...
Balap Liar Marak, Warga...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
DEPOK - Warga Perumahan Grand Depok City (GDC), Kecamatan Cilodong, Kota Depok , dibuat geram dengan aksi balap liar. Sebab balap liar itu kerap dilakukan pada malam hari sehingga mengganggu waktu istirahat warga.

Informasi dari warga sekitar, balap liar itu juga kerap menyebabkan kecelakaan. “Memang meresahkan warga dan sering ada kecelakaan. Belum lama ada perempuan ketabrak,” kata Jamal, petugas keamanan perumahan di GDC, Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Gerombolan Pelaku Balap Liar Tabrak Pemotor, Pasutri bersama Bayinya Nyaris Tewas

Menurut dia, balap liar itu sering dilakukan di Jalan Boulevard. Pasalnya di lokasi tersebut jalannya sudah diperbaiki dan bagus. “Biasanya paling sering malam Minggu sama sore. Balap liar terjadi sejak jalan ini mulus,” ucapnya.

Geram dengan aksi tersebut, warga pun memasang spanduk besar. Spanduk itu bertuliskan “Jalan Boulevar GDC Bukan Arena Balap Liar. Masih Nekat? Warga Bertindak!!!” tulis spanduk itu.

Dikatakan Jamal, warga sudah sering mengeluh dengan balap liar itu sehingga dipasang spanduk tersebut.

"Sejak kejadian pengurus (warga) pada komplain, makanya dipasang spanduk ini. sejak dipasang ini (spanduk) agak sepi. Kemarin ada yang balapan kita paranin (datangi) pada kabur semua. Kalau ada yang tetap balapan akan kita laporkan ke pengurus lingkungan atau aparat,” katanya.



Terpisah, Kasat Lantas Polrestro Depok AKBP M Indra Waspada mengakui bahwa ada laporan terkait balap liar di sekitar kawasan GDC. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polsek setempat.

“Mulai Minggu kemarin kita melaksanakan patroli skala besar untuk mengantisipasi kegiatan balap liar,” bebernya.

Ia sepakat, selain berpotensi menimbukan terjadinya pidana dan kecelakaan, balap liar akan berdampak dengan kerumanan massa dan itu memicu terjadinnya penyebaran Covid-19.

Baca juga: Puluhan PKL dan Pebalap Liar Terjaring Razia Protokol Kesehatan

“Sekali lagi kami juga mengimbau pada masyarakat agar tidak main hakim sendiri. Silakan bila menemukan adanya kegiatan balap liar, segera laporkan pada Polsek setempat atau pun Polres,” tandasnya.

Dia menegaskan, pelaku balap liar dapat diancam dengan sanksi pidana. Jika ditemukan balap liar di lokasi tersebut, pihaknya akan mengamankan kendaraannya. Hal itu sesuai dengan program 100 hari kerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan instruksi Direktur Lalu Lintas.

“Berdasarkan perintah dari Dirlantas, apabila menemukan pelanggaran yang menyebabkan korban meninggal dunia, dalam hal ini berkaitan dengan balap liar dan meresahkan masyarakat, kami siap melaksanakan penindakan balap liar tersebut,” pungkasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
47 Sekolah Swasta Gratis...
47 Sekolah Swasta Gratis di Depok 2026, dari Pancoran Mas, Beji, hingga Cinere
Operasi Zebra 2025,...
Operasi Zebra 2025, Korlantas Gencarkan Penindakan Balap Liar dan Perlindungan Pejalan Kaki
Kakorlantas: Penertiban...
Kakorlantas: Penertiban Balap Liar demi Selamatkan Generasi Muda
Rekomendasi
Dari Video Rumahan ke...
Dari Video Rumahan ke 15 Juta Juta Subscribes, Ini Rahasia Aletha Abew Bikin Penonton Betah
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna...
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna Tayang Live di VISION+
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Berita Terkini
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved