Hampir 80 Persen, Solo Peringkat 1 Vaksinasi COVID-19 Tercepat
Selasa, 02 Februari 2021 - 02:00 WIB
loading...
Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
SEMARANG - Kota Solo, Jawa Tengah menempati urutan pertama sebagai daerah yang tercepat melaksanakan vaksinasi COVID-19 , dengan capaian 77,71 persen. Disusul Sragen 77,03 persen, Batang 76,71 persen, Boyolali 76,35 persen, dan Kota Magelang 74,84 persen.
Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo mengatakan, capaian vaksinasi tahap pertama untuk nakes di Jateng memang luar biasa. Dari 50 daerah tertinggi di Indonesia, 34 kabupaten/kota di Jateng masuk dalam kategori itu. "Capaiannya memang tinggi sekali, dan itu mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat," kata Yulianto, Senin (1/2/2021).
Menurutnya, secara umum capaian vaksinasi Jateng sudah lebih dari 70 persen. Hal itu karena dorongan percepatan memang terus dilakukan dan koordinasi antara pemerintah provinsi dan daerah berjalan baik.
"Koordinasi terus menerus, saya hampir tiap hari vicon dengan kepala dinas, direktur rumah sakit, kepala puskesmas untuk memantau vaksinasi ini. Semuanya berjalan sesuai target, yakni per hari minimal 25 persen dari sasaran," jelasnya.
Setelah vaksinasi nakes ini, Yulianto mengatakan untuk vaksinasi tahap selanjutnya adalah pelayanan publik dengan jumlah sasaran sekitar 2,3 juta.
Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo mengatakan, capaian vaksinasi tahap pertama untuk nakes di Jateng memang luar biasa. Dari 50 daerah tertinggi di Indonesia, 34 kabupaten/kota di Jateng masuk dalam kategori itu. "Capaiannya memang tinggi sekali, dan itu mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat," kata Yulianto, Senin (1/2/2021).
Menurutnya, secara umum capaian vaksinasi Jateng sudah lebih dari 70 persen. Hal itu karena dorongan percepatan memang terus dilakukan dan koordinasi antara pemerintah provinsi dan daerah berjalan baik.
"Koordinasi terus menerus, saya hampir tiap hari vicon dengan kepala dinas, direktur rumah sakit, kepala puskesmas untuk memantau vaksinasi ini. Semuanya berjalan sesuai target, yakni per hari minimal 25 persen dari sasaran," jelasnya.
Setelah vaksinasi nakes ini, Yulianto mengatakan untuk vaksinasi tahap selanjutnya adalah pelayanan publik dengan jumlah sasaran sekitar 2,3 juta.
Lihat Juga :