Tiga Pekerja Proyek Drainase di Karo Tertimbun Tanah Lobgsor
Kamis, 28 Januari 2021 - 14:20 WIB
loading...
Curah hujan yang cukup tinggi di daerah pengunungan mengakibatkan longsor, tiga pekerja pembangunan drainase tewas diterjang longsor, Rabu (27/02/2021). Foto SINDOnews
A
A
A
KARO - Curah hujan yang cukup tinggi di daerah pengunungan menimbulkan longsor yang menyebabkan tewasnya tiga pekerja pembangunan drainase di Desa Kutagaloh, Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), Rabu (27/02/2021).
Ketiga korban yang disapu longsor ini sempat hilang dan dilakukan pencarian oleh petugas dan warga. Tepat malam harinya, ketiga korban baru dapat ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan, Rabu (27/1/2021), sekitar pukul 04.00 WIB dinihari.
Plt Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo, Natanail Peranginangin mengatakan, ketiga pekerja yang menjadi korban yakni, M Tarigan (34) merupakan perangkat desa, G alias Roni (23) warga Desa Simpang Pergendangen, Kecamatan Tigabinanga dan Anto (43) warga Desa Simpang Pergendangen, Kecamatan Tigabinanga.
“Ketiga korban sudah ditemukan, namun telah meninggal dunia. Tadi sekitar pukul 04.00 WIB dinihari, saat ini sudah di Puskesmas Tigabinanga untuk dibersihkan dan diserahkan ke keluarga untuk dikebumikan,”kata Natanail Peranginangin, Kamis (28/1/2021).
Dia mengatakan, sesuai informasi diperoleh, proyek pembuatan parit tersebut merupakan proyek pribadi. "Tapi lebih jelasnya lagi, konfirmasi ke pihak Kecamatan Tigabinanga. Coba konfirmasi ke Camatnya dulu, tapi agak siang saja, mungkin camatnya baru istirahat karena semalaman ikut mencari korban,” ujar Nail. Baca juga: Pertamina Peduli Kembali Beri Bantuan untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Manado
Ketiga korban yang disapu longsor ini sempat hilang dan dilakukan pencarian oleh petugas dan warga. Tepat malam harinya, ketiga korban baru dapat ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan, Rabu (27/1/2021), sekitar pukul 04.00 WIB dinihari.
Plt Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo, Natanail Peranginangin mengatakan, ketiga pekerja yang menjadi korban yakni, M Tarigan (34) merupakan perangkat desa, G alias Roni (23) warga Desa Simpang Pergendangen, Kecamatan Tigabinanga dan Anto (43) warga Desa Simpang Pergendangen, Kecamatan Tigabinanga.
“Ketiga korban sudah ditemukan, namun telah meninggal dunia. Tadi sekitar pukul 04.00 WIB dinihari, saat ini sudah di Puskesmas Tigabinanga untuk dibersihkan dan diserahkan ke keluarga untuk dikebumikan,”kata Natanail Peranginangin, Kamis (28/1/2021).
Dia mengatakan, sesuai informasi diperoleh, proyek pembuatan parit tersebut merupakan proyek pribadi. "Tapi lebih jelasnya lagi, konfirmasi ke pihak Kecamatan Tigabinanga. Coba konfirmasi ke Camatnya dulu, tapi agak siang saja, mungkin camatnya baru istirahat karena semalaman ikut mencari korban,” ujar Nail. Baca juga: Pertamina Peduli Kembali Beri Bantuan untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Manado
Lihat Juga :