Digeladak KRI SIM-367, Satgas MTF TNI Konga XXVIII-M Jalani Tradisi Pembaretan
Selasa, 26 Januari 2021 - 04:00 WIB
loading...
Ritual pembaretan jelang misi perdamaian diatas geladan KRI SIM, Senin (25/1/2021). Foto/Ist
A
A
A
SURABAYA - Sebanyak 119 prajurit dari berbagai satuan kerja TNI AL seperti Tamtama, Bintara, Perwira Pertama dan Perwira menengah menjalani tradisi pembaretan di Geladak Heli KRI Sultan Iskandar Muda (SIM-367) di Dermaga Koarmada II Surabaya, Senin (25/1/21).
Tradisi pembaretan tersebut merupalan bagian dari latihan pratugas Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-M Unifil TA 2020.
Wakil Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP), Marsma TNI Benedictus Benny K, mengatakan pembaretan sebagai tanda bahwa prajurit telah dibekali beragam materi yang bersifat teknis maupun non teknis oleh para instruktur dari PMPP TNI dan Koarmada II.
"Setelah dilakukan pembaretan, selanjutnya akan dilakukan pengecekan kemampuan hingga pelaksanaan pergeseran pasukan mengikuti misi di Lebanon yang sesuai rencana akan dilaksanakan upacara pemberangkatan pada hari Kamis (28/01) mendatang," katanya.
Marsma Benedictus berharap, seluruh pasukan dapat menjadi tauladan dan bisa menampilkan budaya Indonesia yang terbaik dimedan penugasan. Karena pasukan dari Indonesia sangat dikagumi di negara-negara tempat mereka bertugas.
Tradisi pembaretan tersebut merupalan bagian dari latihan pratugas Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-M Unifil TA 2020.
Wakil Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP), Marsma TNI Benedictus Benny K, mengatakan pembaretan sebagai tanda bahwa prajurit telah dibekali beragam materi yang bersifat teknis maupun non teknis oleh para instruktur dari PMPP TNI dan Koarmada II.
"Setelah dilakukan pembaretan, selanjutnya akan dilakukan pengecekan kemampuan hingga pelaksanaan pergeseran pasukan mengikuti misi di Lebanon yang sesuai rencana akan dilaksanakan upacara pemberangkatan pada hari Kamis (28/01) mendatang," katanya.
Marsma Benedictus berharap, seluruh pasukan dapat menjadi tauladan dan bisa menampilkan budaya Indonesia yang terbaik dimedan penugasan. Karena pasukan dari Indonesia sangat dikagumi di negara-negara tempat mereka bertugas.
Lihat Juga :