Warga Bogor Anggap Covid-19 seperti Flu Biasa? Bima Arya: Ini Berbahaya
Senin, 25 Januari 2021 - 21:13 WIB
loading...
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengungkapkan jika tingkat kedisiplinan protokol kesehatan warganya semakin rendah. Bima khawatir jika virus Corona (Covid-19) sudah dianggap seperti flu biasa.
“Saya seringkali sedih dengan kondisi sekarang. Dulu bulan Maret-April ketika saya di rumah sakit, melihat keluar jalanan sepi. Padahal di Kota Bogor sendiri pertambahannya masih sedikit. Hari ini Kota Bogor sudah di atas 100 kasus per hari, tetapi warganya bukan semakin disiplin, malah sebaliknya,” ungkap Bima dalam Update RS Darurat Wisma Atlet: Kesiapan Rumah Sakit Darurat Daerah secara virtual, Senin (25/1/2021).
Baca juga: Bima Arya: Akhir 2021, Covid-19 di Bogor Diprediksi Tembus 11.000 Kasus
Bima mengkhawatirkan jika masyarakat Kota Bogor saat ini sudah menganggap Covid-19 seperti halnya flu biasa. Padahal saat ini kasus Covid-19 di Kota Bogor masih menunjukkan angka kenaikan dan yang membutuhkan perawatan masih terus bertambah.
“Saya mengkhawatirkan warga kini menganggap Covid-19n sudah seperti flu biasa. Sudah banyak lingkaran terdekatnya yang kena, sudah banyak yang sembuh, sehingga mereka kemudian menganggap, ya sudah kena mah kena,” kata Bima.
“Saya seringkali sedih dengan kondisi sekarang. Dulu bulan Maret-April ketika saya di rumah sakit, melihat keluar jalanan sepi. Padahal di Kota Bogor sendiri pertambahannya masih sedikit. Hari ini Kota Bogor sudah di atas 100 kasus per hari, tetapi warganya bukan semakin disiplin, malah sebaliknya,” ungkap Bima dalam Update RS Darurat Wisma Atlet: Kesiapan Rumah Sakit Darurat Daerah secara virtual, Senin (25/1/2021).
Baca juga: Bima Arya: Akhir 2021, Covid-19 di Bogor Diprediksi Tembus 11.000 Kasus
Bima mengkhawatirkan jika masyarakat Kota Bogor saat ini sudah menganggap Covid-19 seperti halnya flu biasa. Padahal saat ini kasus Covid-19 di Kota Bogor masih menunjukkan angka kenaikan dan yang membutuhkan perawatan masih terus bertambah.
“Saya mengkhawatirkan warga kini menganggap Covid-19n sudah seperti flu biasa. Sudah banyak lingkaran terdekatnya yang kena, sudah banyak yang sembuh, sehingga mereka kemudian menganggap, ya sudah kena mah kena,” kata Bima.
Lihat Juga :