Ini Kritik Warganet Soal Perpanjangan PSBB di Jakarta

Senin, 25 Januari 2021 - 11:56 WIB
loading...
Ini Kritik Warganet...
Pelanggar PSBB diberi sanksi sosial. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi memperpanjang PSBB hingga dua pekan kedepan terhitung mulai besok, Selasa 26 Januari hingga 8 Februari 2021. Beragam komentar dari keputusan tersebut di media sosial, baik itu mendukung dan tidak sedikit juga yang mengkritik kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu.

Misalnya saja akun twiiter@pertiwims yang meminta agar PSBB diperpanjang merubah waktu tutup minimarket. Baca juga: PSBB Diperpanjang, DKI Diminta Waspadai Potensi Kasus Corona Baru

"Psbb DKI diperpanjang lagi 2 minggu kedepan, tapi tolong nih itu alfamart/indomaret dll itu tutupnya jangan jam 7 banget dong. Ribet bener tiap mo ambil cash nih~," tulis @pertiwims yang dikutip, Senin (25/1/2021).

Lalu akun@invertedpriest yang juga berpendapat bahwa PSBB yang diperpanjang progressnya tidak terlalu signifikan dan semuanya terlihat tanggung.

"Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang masa PSBB ketat mulai 26 Januari hingga 8 Februari 2021." Baca juga: PSBB Diperpanjang, Sekolah di Jakarta Belum Bisa Terapkan Tatap Muka

Mending lockdown sekalian ato gmn gt ga sih? progressnya ga terlalu signifikan, semuanya nanggung. #Opinion #PSBB," tanya @@invertedpriest.

Kemudian akun lainya,@heintje_han menilai bahwa pengawasan PSBB ketat di Jakarta minim. Baca juga:Buntut PSBB Diperpanjang, Ganjil Genap di Jakarta Masih Belum Berlaku

"Pengawasan yang dilakukan Pemprov DKI masih minim selama masa PSBB ketat, gpp yg penting APBD habis!," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, perpanjangan PSBBdidasari dari data yang dihimpun Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta terkait laju pertambahan kasus aktif di Jakarta dalam dua minggu terakhir yang masih tinggi.

Di mana, kasus aktif pada 11 Januari 2021 sebanyak 17.946 dengan jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sebanyak 208.583 kasus. Sedangkan, per tanggal 24 Januari 2021, jumlah kasus aktif meningkat sebesar 34 persen menjadi 24.224, dengan jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sebanyak 249.815 kasus.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Rekomendasi
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Majelis Etik Ungkap...
Majelis Etik Ungkap Hery Susanto Perintahkan Pegawai Ombudsman Tak Sentuh Program MBG
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Berita Terkini
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved