Masjid Al Aqsha di Tangsel Luncurkan LAZ dan Program Scholarship
Senin, 25 Januari 2021 - 06:49 WIB
loading...
A
A
A
"Selamat kepada penerima beasiswa, hayo jangan putus asa. Kita tentu prihatin kepada Aisyah seorang mualaf yang ibu bapaknya meninggal karena Covid-19. Hari ini masih dirawat di rumah lawan Covid-19 tapi Insya Allah pemkot akan mengulurkan tangannya dan akan memberikan program yang terbaik untuk orang-orang yang kurang beruntung seperti aisyah dan yang lain," katanya.
Direktur LAZ Al Aqsha, Sova Budiman mengatakan, penerimaan dana zakat, infak dan shadakah di Masjid Al Aqsha De Latinos sebelumnya hanya terbatas di lingkungan masjid, namun setelah adanya LAZ diharapkan akan lebih luas.
"Total muzaki kita 700 orang karena di lingkungan masjid, tapi dengan hadirnya LAZ ini dari warga Tangerang Selatan (Tangsel) sekitar 1,6 juta, 80 persen muslim, kami targetkan sekitar 3.000 orang menjadj muzaki," kata Sova dalam keterangannya, Senin (25/1/2021).
Masjid Al Aqsha merupakan masjid kedua yang sudah memiliki izin lembaga amil zakat di Tangsel. Langkah ini menurut Sofa bisa menjadikan masjid sebagai penggerak ekonomi ummat. Sofa yang sebelumnya juga menggagas Madrasah Bisnis Al Aqsha (MBA) yang memberikan pendampingan kepada para bakul dan pemain ekonomi mikro sudah membuktikan hasilnya.
“Mereka bisa bebas dari jeratan rentenir,” kata Sova senang. Dan diharapkan dengan LAZ dan gerakan beasiswa ini, masjid tidak hanya tempat ibadah, namun mengamalkan Islam yang rahmatan lil alamin. Baca juga: Bapak Kucing Masjid Al-Aqsa Meninggal, Warga Palestina Berduka
Dia mengatakan jika LAZ Al Aqsha akan dikelola secara profesional sehingga pada 2020 dibentuk sudah terbentuk tim seperti dewan syariah, dewan pengawas manajemen dan lainnya. "Zakat, infak, shadakah lebih dari Rp5 miliar di 2020. InsyaAllah akan lebih memberikan manfaat, " ungkapnya.
Direktur LAZ Al Aqsha, Sova Budiman mengatakan, penerimaan dana zakat, infak dan shadakah di Masjid Al Aqsha De Latinos sebelumnya hanya terbatas di lingkungan masjid, namun setelah adanya LAZ diharapkan akan lebih luas.
"Total muzaki kita 700 orang karena di lingkungan masjid, tapi dengan hadirnya LAZ ini dari warga Tangerang Selatan (Tangsel) sekitar 1,6 juta, 80 persen muslim, kami targetkan sekitar 3.000 orang menjadj muzaki," kata Sova dalam keterangannya, Senin (25/1/2021).
Masjid Al Aqsha merupakan masjid kedua yang sudah memiliki izin lembaga amil zakat di Tangsel. Langkah ini menurut Sofa bisa menjadikan masjid sebagai penggerak ekonomi ummat. Sofa yang sebelumnya juga menggagas Madrasah Bisnis Al Aqsha (MBA) yang memberikan pendampingan kepada para bakul dan pemain ekonomi mikro sudah membuktikan hasilnya.
“Mereka bisa bebas dari jeratan rentenir,” kata Sova senang. Dan diharapkan dengan LAZ dan gerakan beasiswa ini, masjid tidak hanya tempat ibadah, namun mengamalkan Islam yang rahmatan lil alamin. Baca juga: Bapak Kucing Masjid Al-Aqsa Meninggal, Warga Palestina Berduka
Dia mengatakan jika LAZ Al Aqsha akan dikelola secara profesional sehingga pada 2020 dibentuk sudah terbentuk tim seperti dewan syariah, dewan pengawas manajemen dan lainnya. "Zakat, infak, shadakah lebih dari Rp5 miliar di 2020. InsyaAllah akan lebih memberikan manfaat, " ungkapnya.
Lihat Juga :