Sempat Hilang Terseret Arus, Bocah 11 Tahun di Parepare Ditemukan Meninggal
Jum'at, 22 Januari 2021 - 19:31 WIB
loading...
Tim SAR gabungan mengevakuasi tubuh bocah 11 tahun yang sebelumnya hilang terseret arus laut. Foto: iNews/Ichsan Anshari
A
A
A
PAREPARE - Bocah 11 tahun ditemukan tewas di laut Kota Parepare, Jumat (22/1/2021). Ia sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret arus di Pantai Lumpue, Kota Parepare tiga hari lalu.
Baca juga: Basarnas Manado Lakukan Pencarian Remaja yang Hilang Terseret Arus Sungai
Pencarian terhadap bocah 11 tahun ini dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari SAR, Polairud Polda Sulsel dan Tim Reaksi Cepat (TRC) Parepare. Awalnya korban hanyut saat berenang di pantai tersebut.
"Lokasi korban kami temukan di laut Parepare, sekitar dua mil dari lokasi titik dilaporkan hilang," ujar anggota Polairud Polda Sulsel , Aris Barakassi di TKP, Jumat (22/1/2021).
Selanjutnya, jenazah dibawa dengan perahu karet menuju daratan. Sudah menunggu ambulans yang langsung membawa jenazah ke rumah sakit sebelum diantar ke rumah duka.
Baca juga: Terseret Arus Pasang Laut, Hiu Paus Tutul Terdampar di Belakang Rumah Warga Kendari
Di lokasi, tampak pula keluarga korban menyaksikan proses evakuasi. Mereka histeris, beberapa bahkan sampai ada yang nyaris tak sadarkan diri.
Baca juga: Basarnas Manado Lakukan Pencarian Remaja yang Hilang Terseret Arus Sungai
Pencarian terhadap bocah 11 tahun ini dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari SAR, Polairud Polda Sulsel dan Tim Reaksi Cepat (TRC) Parepare. Awalnya korban hanyut saat berenang di pantai tersebut.
"Lokasi korban kami temukan di laut Parepare, sekitar dua mil dari lokasi titik dilaporkan hilang," ujar anggota Polairud Polda Sulsel , Aris Barakassi di TKP, Jumat (22/1/2021).
Selanjutnya, jenazah dibawa dengan perahu karet menuju daratan. Sudah menunggu ambulans yang langsung membawa jenazah ke rumah sakit sebelum diantar ke rumah duka.
Baca juga: Terseret Arus Pasang Laut, Hiu Paus Tutul Terdampar di Belakang Rumah Warga Kendari
Di lokasi, tampak pula keluarga korban menyaksikan proses evakuasi. Mereka histeris, beberapa bahkan sampai ada yang nyaris tak sadarkan diri.
(luq)
Lihat Juga :