Fraksi PDIP DPRD DKI Sebut Anies Diskriminatif Soal Potongan Gaji PNS dan TGUPP

Jum'at, 22 Januari 2021 - 01:37 WIB
loading...
Fraksi PDIP DPRD DKI...
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono menilai kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait pemotongan tunjangan PNS dan TGUPP pada masa pandemi diskriminatif. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono heran dengan kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam memotong tunjangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada masa pandemi. Disisi lain, Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) tidak mengalami hal yang sama.

Melalui Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 49 tahun 2020, Gubernur Anies mengambil kebijakan untuk memotong tunjangan PNS sebesar 25% sejak April hingga Desember 2020. Sebesar 50% tunjangan dibayarkan 2020, sedangkan sisa 25% dibayarkan 2021. Baca juga: Anies: Pegawai DKI yang Dipantau Virus Corona Akan Tetap Digaji

Sementara, anggaran gaji TGUPP di dalam APBD 2020 adalah Rp19,88 miliar. Kemudian di APBD-P 2020 diubah menjadi Rp14,51 miliar. “Menurut info yang kami terima, realisasi anggaran gaji TGUPP 2020 adalah Rp14,48 miliar. Artinya, gaji TGUPP tidak dipotong 50% seperti yang diberlakukan kepada para PNS," kata Gembong Warsono dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/1/2021). Baca juga: Akibat Corona, Tunjangan PNS DKI Dipangkas hingga 50 Persen

Gembong juga menerima info bahwa di dalam draft Pergub Nomor 49 Tahun 2020, awalnya TGUPP termasuk yang akan kena pemotongan gaji 50%. Namun, entah bagaimana ceritanya TGUPP dihapus dari Pergub tersebut dan tidak kena pemotongan 50%. “Ini adalah cerminan dari kebijakan yang diskriminatif, oportunis, dan egois dari Gubernur Anies. Sementara para PNS dan keluarganya harus hidup dengan penghasilan 50%, tapi gaji anggota TGUPP hanya dipotong 25%. Ini jelas tidak adil," tegasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
Rekomendasi
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Berita Terkini
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved