Dampak Pandemi Covid-19, Pengangguran di Bekasi Tembus 200 Ribu Orang

Kamis, 21 Januari 2021 - 13:09 WIB
loading...
Dampak Pandemi Covid-19,...
Di Kabupaten Bekasi tingginya angka PHK selaras dengan jumlah pengangguran yang terus bertambah.Foto/SINDOphoto/Ilustrasi.dok
A A A
BEKASI - Dampak pandemi Covid-19 yang menerpa Indonesia berdampak besar terhadap kelangsungan hidup masyarakatnya. Di Kabupaten Bekasi tingginya angka PHK selaras dengan jumlah pengangguran yang terus bertambah.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bekasi mencatat angka pengangguran di Kabupaten Bekasi menembus angka 11,54%. Jumlah tersebut naik signifikan dibandingkan 2019 lalu yang mencapai angka 8,4% atau 158.958 orang. Dengan kenaikan signifikan ini, angka pengangguran pun menembus hingga 200.000 orang lebih. Angka tersebut akan terus bertambah bila ditambah dengan jumlah bulan ini.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Suhup mengatakan, kenaikan angka pengangguran tersebut dengan beberapa penyebabnya, yakni bertambahnya angkatan kerja baru, serta melemahnya sektor dunia usaha di massa pandemi. Sehingga, perusahaan tidak lagi mampu menyerap angkatan kerja baru secara maksimal.

"Memang ada kenaikan angka pengangguran, karena itu ditambah dengan angkatan kerja tahun ini yang baru lulus," kata Suhup kepada wartawan Kamis (21/1/2021). Baca: Camat Kepulauan Seribu Tegaskan Tidak Ada Sinyal SOS di Pulau Laki

Menurut dia, setiap tahun itu ada 10.000 sampai 15.000 angkatan kerja baru. Sedangkan penyerapan dari perusahaan, belum maksimal dengan kondisi saat ini. Suhup menjelaskan, terkait maraknya PHK disejumlah industri sangat disesalkannya, karena sikap dari pelaku usaha yang tidak melaporkan adanya pengurangan jumlah karyawan.

Padahal, data tersebut penting sebagai dasar untuk melakukan sejumlah program pemulihan perekonomian."Selama ini ada perusahaan-perusahaan yang memang tidak terbuka kepada kami. Makanya, kami akan turun ke lapangan, mengarahkan perusahaan agar membuka lowongan kerja untuk masyarakat Kabupaten Bekasi," tegasnya.

Saat ini pemerintah telah merencanakan beragam upaya untuk menekan angka pengangguran. Diantaranya dengan memperbanyak pelatihan bagi calon tenaga kerja yang produktif."Kami akan membuka pelatihan-pelatihan bekerjasama dengan berbagai perusahaan. Satu bulan pelatihan, dan tiga bulan magang. Nanti semuanya dibiayai pemerintah, perekonomian pulih, angkatan kerja sudah siap bekerja," ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
Ketum IDI Prediksi 5-10...
Ketum IDI Prediksi 5-10 Tahun Mendatang Terjadi Pengangguran Intelektual Dokter
Kondisi Angkatan Kerja...
Kondisi Angkatan Kerja RI: 7,2 Juta Pengangguran, 98,58 Juta Bekerja Penuh Waktu, Freelance 38,35 Juta
Rekomendasi
Paula Verhoeven Mohon...
Paula Verhoeven Mohon Doa untuk Kiano yang Tengah Dirawat di RS
Breaking News! Hotman...
Breaking News! Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
Road To Kilau Raya MNCTV...
Road To Kilau Raya MNCTV Siap Ajak Warga Klaten Joget dan Nyanyi Lagu-Lagu Viral
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
Infografis
Daftar 19 Pemain Timnas...
Daftar 19 Pemain Timnas Futsal Indonesia di 4Nations World Series
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved