Akhir Januari Tol BORR Seksi IIIA Dibuka, Penyesuaian Tarif Dilakukan
Kamis, 21 Januari 2021 - 06:35 WIB
loading...
A
A
A
Dirut PT MSJ, Dedi Krisnariawan Sunoto menjelaskan terkait kendala yang dihadapi selama proses pembangunan adalah persoalan klasik, yakni pembebasan lahan atau tanah. Selain itu, biaya konstruksi dalam proses pembangunan jalan tol tersebut terbilang cukup besar, sehingga ia berharap agar dipahami pengguna jalan tol mengingat jalan tersebut adalah jalan layang dengan tiga lajur.
"Saya kasih contoh, harga pembangunan jalan tol per kilometernya adalah hampir Rp600 miliar. Jadi untuk 2,85 km kurang lebih menghabiskan dana sebesar Rp1,66 triliun," sebutnya. Penetapan tarif Rp14.000 merupakan hasil dari kajian beberapa aspek, diantaranya pertimbangan kemampuan dan kemauan membayar dari pengguna jalan tol serta pertimbangan pengembalian dana pinjaman yang dilakukan pihak PT MSJ.
Dengan tarif tersebut, pihaknya mengaku akan mengalami defisit terlebih dahulu untuk beberapa tahun kedepan, sambil berharap adanya pertumbuhan lalu lintas mengingat akan adanya bangkitan-bangkitan dampak pembangunan jalan tol baru, yang menyambungkan hingga ke Jakarta melalui Antasari.
"Jalan tol adalah jalan alternatif bukan jalan utama atau bukan sebaliknya. Alternatif agar lebih cepat dan lebih lancar," jelasnya. Tol BORR kata dia, menyisakan satu tahapan yakni ke Salabenda dengan perkiraan jarak sejauh 2,5-3 Km.
PT MSJ tahun 2021 telah membuat beberapa tahapan, mulai dari prinsip desain, kebutuhan bahannya, penetapan lokasi dan lainnya. Kesepakatan dengan BPJT ditargetkan pada tahun 2023 terkoneksi dengan Antasari.
"Saya kasih contoh, harga pembangunan jalan tol per kilometernya adalah hampir Rp600 miliar. Jadi untuk 2,85 km kurang lebih menghabiskan dana sebesar Rp1,66 triliun," sebutnya. Penetapan tarif Rp14.000 merupakan hasil dari kajian beberapa aspek, diantaranya pertimbangan kemampuan dan kemauan membayar dari pengguna jalan tol serta pertimbangan pengembalian dana pinjaman yang dilakukan pihak PT MSJ.
Dengan tarif tersebut, pihaknya mengaku akan mengalami defisit terlebih dahulu untuk beberapa tahun kedepan, sambil berharap adanya pertumbuhan lalu lintas mengingat akan adanya bangkitan-bangkitan dampak pembangunan jalan tol baru, yang menyambungkan hingga ke Jakarta melalui Antasari.
"Jalan tol adalah jalan alternatif bukan jalan utama atau bukan sebaliknya. Alternatif agar lebih cepat dan lebih lancar," jelasnya. Tol BORR kata dia, menyisakan satu tahapan yakni ke Salabenda dengan perkiraan jarak sejauh 2,5-3 Km.
PT MSJ tahun 2021 telah membuat beberapa tahapan, mulai dari prinsip desain, kebutuhan bahannya, penetapan lokasi dan lainnya. Kesepakatan dengan BPJT ditargetkan pada tahun 2023 terkoneksi dengan Antasari.
(hab)
Lihat Juga :