Dewan Seruyan Pertanyakan Transparansi Penggunaan Anggaran Desa Dalam Penanganan COVID-19

Rabu, 20 Januari 2021 - 16:58 WIB
loading...
Dewan Seruyan Pertanyakan...
Anggota DPRD Seruyan Atinita (kanan) saat diwawancarai oleh sejumlah awak media di ruang kerja komisi. iNews TV/Sigit
A A A
SERUYAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran desa dalam penanggulangan serta penanganan dampak pandemi COVID-19 di sejumlah desa khususnya yang ada di Kecamatan Seruyan Hulu.

"Dari pantauan di lapangan, sebagian besar pengucuran anggaran desa tersebut diperuntukkan bagi penanganan dampak ekonomi bagi masyarakat," kata Anggota DPRD Seruyan Atinita, Rabu (20/1/2021).

Menurutnya, dampak yang dirasakan masyarakat berbanding terbalik dengan pengurasan anggaran desa yang dilakukan, bahkan berdampak pada perangkat desa yang tidak mendapatkan gaji. "Bahkan ada di sebuah desa yang katanyakan anggaran itu disalurkan untuk bantuan yang senilai Rp600.000 per Kepala Keluarga (KK) dan Rp300.000 per KK itukan, tapi yang baru terealisasi hingga saat ini baru yang Rp600.000 itu saja, itupun baru sekali, sedangkan yang Rp300.000 nya masih belum," ujarnya. Baca: Kesal Dianiya, Seorang Anak di Bitung Tikam Ayah Tiri Pakai Pisau .

Setelah pihaknya melakukan konfirmasi ke perangkat desa yang ada, pihak desa juga masih belum tahu kapan bantuan yang Rp300.000 per KK selama tiga bulan tersebut akan disalurkan ke masyarakat. "Itu yang kita pertanyakan, mereka juga tidak tahu sementara mereka yang memegang anggaran itu, jadi dampak COVID-19 di wilayah hulu itu sangat terasa dari segi pengurasan anggaran desanya," ujarnya. Baca Juga: Fotografer di Batam Gasak Gadis-gadis Belia, Bermodal Kamera Tiduri 10 Anak, 2 Hamil.

Kondisi di lapangan, perekonomian masyarakat dimasa pandemi COVID-19 pada saat ini dinilai tidak terlalu berlebihan jika dibandingkan dengan pengurasan anggaran desa yang sampai berefek pada penggajihan para perangkat desa tersebut. "Kalau kondisi masyarakat saat ini saya rasa biasa-biasa saja tidak kurang dan tidak lebih lagi, kita menilainya ini masih kurang transparan dalam penggunaannya, karena kondisi di lapangannya tidak sesuai," pungkasnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Update, 3 Polisi Gugur...
Update, 3 Polisi Gugur saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Kalteng
BNPB Catat 379,76 Hektare...
BNPB Catat 379,76 Hektare Lahan di Kalteng Dilanda Kebakaran Sejak Januari 2026
Program Huma Betang...
Program Huma Betang di Kalteng Tonggak Reformasi Pendidikan Daerah
Gubernur Agustiar Sabran...
Gubernur Agustiar Sabran Raih Penghargaan Inovasi Membangun Kalteng
Petani Kalteng Dukung...
Petani Kalteng Dukung 100 Persen Program Cetak Sawah Rakyat
Kementan: Program Cetak...
Kementan: Program Cetak Sawah Rakyat di Kalteng Terus Berjalan
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
MC Gak Ada Etika! Netizen...
MC Gak Ada Etika! Netizen Geram Kelakuan MC Potong Aspirasi Warga Kalteng
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Rekomendasi
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Wujudkan Rencana Liburan...
Wujudkan Rencana Liburan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
BTS Jadi Magnet di Final...
BTS Jadi Magnet di Final Piala Dunia 2026, Justin Bieber hingga Tom Cruise Datang Menyapa
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved