Sembilan Hari PPKM di Jawa Timur, 616 Warga Meninggal Akibat COVID-19

Rabu, 20 Januari 2021 - 05:50 WIB
loading...
Sembilan Hari PPKM di...
Proses pemakaman pasien COVID-19.Foto/ilustrasi
A A A
SURABAYA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) mulai Senin (11/1/2021) menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) di belasan kota dan kabupaten di Jatim. Kebijakan itu akan berlangsung hingga Senin (25/1/2021) atau selama dua minggu dan bertujuan mengendalikan penyebaran COVID-19.

Sejak diberlakukan PPKM, Senin (11/1/2021), hingga hari kesembilan PPKM, tepatnya pada Selasa (19/1/2021), secara total jumlah pasien yang meninggal akibat COVID-19 sebanyak 616 orang.

Baca juga: Kematian Akibat COVID-19 Meningkat, Perajin Peti Mati Kebanjiran Order

Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan, saat ini, jumlah kematian kasus COVID-19 di Jatim sudah mencapai 7.057 orang. Jumlah itu merupakan yang tertinggi nasional. Disusul Jawa Tengah sebanyak 4.672 kasus dan DKI Jakarta sebanyak 3.814 kasus.

Selama sembilan hari penerapan PPKM, jumlah kasus positif COVID-19 di Jatim bertambah 3.954 kasus dan yang sembuh 3.352 kasus. Per Selasa (19/1/2021), jumlah kasus COVID-19 di provinsi ini mencapai 101.197 kasus. Sedangkan yang sembuh 86.551 kasus.

“Kami akan meningkatkan operasi yustisi guna memaksimalkan pelaksanaan PPKM. Kita akan beri sanksi denda bagi yang melanggar protokol kesehatan,” kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim, Heru Tjahjono.

Sementara itu, Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim membenarkan selama periode PPKM sepekan terakhir, kasus baru sangat tinggi bahkan di atas angka 1.000 kasus.

"Selama sepekan ini memang ada kenaikan kasus baru. Terutama yang ada di klaster tenaga kesehatan di puskesmas, dan klaster keluarga,” kata Juru Bicara Tim Kuratif Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim dr Makhyan Jibril Al Farabi.

Menurutnya, kenaikan kasus baru itu berdampak pada Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit yang melebihi batas standar WHO maksimal 60%. Pihaknya terus melakukan peningkatan kapasitas bed setidaknya 20% dari kondisi sebelumnya. "Saat ini, pemerintah juga sedang melakukan rekrutmen pegawai untuk melayani pasien di rumah sakit tambahan di Madiun," terangnya.

Diketahui, Pemprov Jatim menerapkan PPKM di 15 kabupaten dan kota. Diantaranya, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Blitar, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Kediri.

Kebijakan PPKM itu tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jatim Nomor 188/11/KPTS/013/2021 tentang perubahan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/7/KPTS/013/2021 tentang PPKM.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bantu Warga Urus Sertifikat,...
Bantu Warga Urus Sertifikat, 40 Kantor Pertahanan di Jatim Tetap Beroperasi saat Lebaran
Kepala BSKDN Ajak ASN...
Kepala BSKDN Ajak ASN Jatim Bangun Kebijakan Berdampak Berbasis SDM dan Digital
Pelaku Usaha IHT Madura...
Pelaku Usaha IHT Madura Minta Pemerintah Pusat Lakukan Pembinaan
Santri Pesantren Teknologi...
Santri Pesantren Teknologi Majapahit Juara 1 JYCC 2025, Temukan Inovasi Deteksi Autisme
Cetak Inovator Birokrasi...
Cetak Inovator Birokrasi Indonesia, LAN dan Pemprov Jatim Gelar ASN LIFT Expo 2025,
Ekonomi Jatim Triwulan...
Ekonomi Jatim Triwulan III 2025 Tumbuh Tertinggi 1,70%, Khofifah: Bukti Soliditas Semua Pihak
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Berita Terkini
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Buka Peluang Global,...
Buka Peluang Global, BRImo Kini Hadirkan Reksa Dana USD Batavia untuk Investor
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved