Selasa Dini Hari, Merapi Muntahkan Awan Panas Sejauh 1,8 Km dan Lava Pijar 30 Kali
Selasa, 19 Januari 2021 - 07:55 WIB
loading...
Gunung Merapi kembali luncurkan awan panas guguran sejauh 1,8 km, Selasa (19/1/2021) pukul 02.27 WIB. Foto twitter BPPTKG
A
A
A
SLEMAN - Gunung Merapi di perbatasan Sleman DIY, Magelang, Boyolali dan Klaten Jawa Tengah kembali memuntahkan awan panas dan guguran lava pijar Selasa (19/1/2021) dini hari.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegempaan Geologi (BPPTKG) melaporkan, awan panas guguran terjadi pada pukul 02.27 WIB. Awan panas tercatat di seismogram dengan amplutudo 60 mm, selama 209 detik. Jarak luncur 1,8 km ke arah barat daya sungai Krasak-Boyong. Teramati tinggi kolom 500 metet di atas puncak. Angin bertiup ke timur.
“Pada pukul 00.00 WIB-06.00 WIB, juga terjadi 30 kali guguran lava pjar dengan jarak luncur 300-900 meter ke barat daya,” kata petugas penyusuan laporan aktivitas gunung Merapi BPPTKG Triyono, Selasa (19/1/2021).Baca juga: Bahaya Awan Panas Berkurang, Pengungsi di Sleman Pulang ke Rumah
Petugas juga mencatat gempa guguran sebanyak 31 kali dengan amplitudo 4-46 mm, Durasi 24-103 detik dan gempa hybrid atay fase banyak 2 kali, dengan amplitudo 3-5 mm, S-P : 0.3-0.4 detik, durasi 7.2-7.4 detik.
Secara meteorologi cuaca cerah.Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 14-20 °C, kelembaban udara 71-93 %, dan tekanan udara 563-686 mmHg. Secara visual gunung jelas. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50 m di atas puncak kawah. “Tingkat aktivitas Gunung Merapi level III (Siaga),” paparnya.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegempaan Geologi (BPPTKG) melaporkan, awan panas guguran terjadi pada pukul 02.27 WIB. Awan panas tercatat di seismogram dengan amplutudo 60 mm, selama 209 detik. Jarak luncur 1,8 km ke arah barat daya sungai Krasak-Boyong. Teramati tinggi kolom 500 metet di atas puncak. Angin bertiup ke timur.
“Pada pukul 00.00 WIB-06.00 WIB, juga terjadi 30 kali guguran lava pjar dengan jarak luncur 300-900 meter ke barat daya,” kata petugas penyusuan laporan aktivitas gunung Merapi BPPTKG Triyono, Selasa (19/1/2021).Baca juga: Bahaya Awan Panas Berkurang, Pengungsi di Sleman Pulang ke Rumah
Petugas juga mencatat gempa guguran sebanyak 31 kali dengan amplitudo 4-46 mm, Durasi 24-103 detik dan gempa hybrid atay fase banyak 2 kali, dengan amplitudo 3-5 mm, S-P : 0.3-0.4 detik, durasi 7.2-7.4 detik.
Secara meteorologi cuaca cerah.Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 14-20 °C, kelembaban udara 71-93 %, dan tekanan udara 563-686 mmHg. Secara visual gunung jelas. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50 m di atas puncak kawah. “Tingkat aktivitas Gunung Merapi level III (Siaga),” paparnya.
Lihat Juga :