Perpanjang atau Tidak Operasi SAR Sriwijaya Air, Basarnas Lihat Hasil Temuan dan Cuaca

Minggu, 17 Januari 2021 - 14:42 WIB
loading...
Perpanjang atau Tidak...
Soal perpanjangan atau tidak operasi, Basarnas melihat hasil operasi SAR Sriwijaya Air dan kondisi cuaca di lapangan. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan dan Kesiapsiagaan Badan SAR Nasional ( Basarnas ) Bambang Suryo Aji mengatakan, soal perpanjangan operasi, pihaknya melihat hasil operasi SAR Sriwijaya Air dan kondisi cuaca di lapangan.

"Kita melihat hasil nanti karena kan perpanjangan pertama itu sampai Senin. Nanti kita evaluasi apakah mau diperpanjang atau tidak menunggu hasil evaluasi besok," ujar Bambang di Pelabuhan JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (17/1/2021). Baca juga: 17 Korban Sriwijaya Air Sudah Diberikan Santunan, Jasa Raharja Proses 7 Korban Lainnya

Beberapa pertimbangan antara lain Cockpit Voice Recorder (CVR) belum ditemukan. Selain itu, bagian tubuh korban masih terus ditemukan.

"Kita lihat situasi di lapangan kemudian juga ada beberapa instrumen pesawat yang belum ditemukan seperti CVR dan lain-lain. Kemudian korban juga saya lihat setiap hari masih banyak kita mengevakuasi bagian tubuh korban. Kita lihat perkembangannya apakah di sana berkurang atau lain karena pengaruh terbawa arus dan sebagainya," ungkapnya.

"Sehingga pertimbangan ini juga menjadikan perhatian kita dihadapkan dengan pihak keluarga korban mungkin dia menginginkan keluarganya yang mendapatkan musibah ini bisa diidentifikasi," sambungnya. Baca juga: Ditjen Dukcapil Permudah Pengurusan Dokumen Kematian Korban Sriwijaya Air SJ-182

Karena penemuan bagian tubuh masih terus bertambah, maka dia berharap semakin banyak yang ditemukan. "Mudah-mudahan bisa banyak terkumpul body part sehingga kita bisa memberikan informasi kepada tim DVI untuk dilaksanakan identifikasi," ujar Bambang.

Selain itu, masalah cuaca yang kurang bersahabat menjadi salah satu kendala tim SAR gabungan di lapangan. "Di lokasi itu angin dan arus bawah yang cukup kencang mempengaruhi kita untuk melaksanakan pencarian khususnya untuk pencarian CVR maupun bagian body part," katanya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Tahukah Anda! Jamur...
Tahukah Anda! Jamur dapat Memengaruhi Curah Hujan dan Cuaca
Evakuasi Penumpang KRL...
Evakuasi Penumpang KRL Terjepit, Basarnas Potong Gerbong Kereta
Rekomendasi
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Berita Terkini
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Infografis
Salat Tarawih 11 atau...
Salat Tarawih 11 atau 23 Rakaat, Semuanya Baik dan Sah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved