Irvan Gani, Pengumpul Dana 6 Laskar FPI Tunggu Aktivasi Rekening yang Diblokir
Sabtu, 16 Januari 2021 - 07:05 WIB
loading...
Irvan Gani, pengumpul dana 6 syuhada FPI saat memberikan dana bantuan netizen kepada keluarga korban. Foto: Ist/Twitter
A
A
A
JAKARTA - Irvan Gani , pengumpul dana 6 laskar FPI yang ditembak mati hanya berserah diri terkait pertanggungjawaban donasi seperti yang dipertanyakan netizen atau warganet. Sebab, rekening donasi yang diblokir Bank BCA belum bisa diaktivasi.
Dia telah menerima surat perpanjangan penghentian sementara rekening miliknya selama 15 hari terhitung mulai Jumat 8 Januari 2021. "Jadi memang tidak bisa melakukan aktivasi atau cetak rekening koran sekalipun. Kalau sudah begitu kita pasrah dalam arti tetap melakukan upaya untuk mengklarifikasi apa yang dikeluhkan netizen," ujar Irvan Gani saat dihubungi SINDOnews, Jumat (15/1/2021). Baca juga: Irvan Gani, Pengumpul Dana 6 Syuhada FPI Laporkan Donasi Rp1,7 Miliar ke Netizen
Dalam beberapa hari belakangan ini, Gani melalui akun twitternya @ghanieierfan berusaha mengklarifikasi donasi 6 syuhada FPI hingga penggunaannya, mulai dari mengunggah kwitansi hingga penggunaan dana operasional dan sisa saldo.
Namun, Gani menyayangkan akun anonim yang sebagian besar menyerangnya tidak meminta penjelasan kepada akun Twitter @HaloBCA sehingga dia melihat akun-akun anonim itu jelas digunakan untuk menyerang pribadinya. “Saya akan menempuh jalan pedang. Artinya apa, saya akan pertanggungjawabkan semuanya. Ini cuma masalah teknis," ucapnya.
![Irvan Gani, Pengumpul Dana 6 Laskar FPI Tunggu Aktivasi Rekening yang Diblokir]()
Berita Acara Perpanjangan Penghentian Sementara Transaksi. Foto: Ist
Dalam surat yang diterima terkait perpanjangan penghentian rekening Irvan Gani memang secara resmi telah ditandatangani oleh PT Bank Central Asia tbk atas nama Lanny Tanzania selaku senior adviser dan Suzi Tanzino selaku adviser dengan saksi Randu Bagas Prasetya selaku asisten officer group hukum PT BCA.
Dia telah menerima surat perpanjangan penghentian sementara rekening miliknya selama 15 hari terhitung mulai Jumat 8 Januari 2021. "Jadi memang tidak bisa melakukan aktivasi atau cetak rekening koran sekalipun. Kalau sudah begitu kita pasrah dalam arti tetap melakukan upaya untuk mengklarifikasi apa yang dikeluhkan netizen," ujar Irvan Gani saat dihubungi SINDOnews, Jumat (15/1/2021). Baca juga: Irvan Gani, Pengumpul Dana 6 Syuhada FPI Laporkan Donasi Rp1,7 Miliar ke Netizen
Dalam beberapa hari belakangan ini, Gani melalui akun twitternya @ghanieierfan berusaha mengklarifikasi donasi 6 syuhada FPI hingga penggunaannya, mulai dari mengunggah kwitansi hingga penggunaan dana operasional dan sisa saldo.
Namun, Gani menyayangkan akun anonim yang sebagian besar menyerangnya tidak meminta penjelasan kepada akun Twitter @HaloBCA sehingga dia melihat akun-akun anonim itu jelas digunakan untuk menyerang pribadinya. “Saya akan menempuh jalan pedang. Artinya apa, saya akan pertanggungjawabkan semuanya. Ini cuma masalah teknis," ucapnya.

Berita Acara Perpanjangan Penghentian Sementara Transaksi. Foto: Ist
Dalam surat yang diterima terkait perpanjangan penghentian rekening Irvan Gani memang secara resmi telah ditandatangani oleh PT Bank Central Asia tbk atas nama Lanny Tanzania selaku senior adviser dan Suzi Tanzino selaku adviser dengan saksi Randu Bagas Prasetya selaku asisten officer group hukum PT BCA.
Lihat Juga :