Goa Putri dan Cerita Kutukan Sipahit Lidah terhadap Dayang Merindu

Sabtu, 16 Januari 2021 - 05:00 WIB
loading...
Goa Putri dan Cerita...
Selain memiliki banyak air terjun, Sumatera Selatan juga ternyata menyimpan pesona alam lainnya. Salah satunya yakni Goa Putri yang berada di Desa Padang Bindu Kecamatan Semidang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). (Ist)
A A A
Selain memiliki banyak air terjun, Sumatera Selatan juga ternyata menyimpan pesona alam lainnya. Salah satunya yakni Goa Putri yang berada di Desa Padang Bindu Kecamatan Semidang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Ferdinata, pemandu Goa Putri mengatakan, goa eksotis yang terletak 35 kilometer dari Kota Baturaja Kabupaten OKU tersebut merupakan jejak Kerajaan Ogan. Bahkan, menurut legenda masyarakat OKU, goa tersebut terbentuk karena kutukan Sipahit Lidah.

"Sipahit Lidah ini adalah seorang tokoh sakti yang terkenal di Sumatera bagian selatan . Konon, dahulu hidup seorang putri yang bernama Dayang Merindu, seorang selir dari Prabu Amir Rasyid, penguasa Kerajaan Ogan," ujar Ferdi.

Diceritakan Ferdi, saat sang putri mandi di muara Sungai Semuhun pada pagi hari, melintaslah Sipahit Lidah dan berhasrat menyapa putri yang jelita itu. Namun, keberadaannya tak dihiraukan Dayang Merindu.

"Merasa tidak dihiraukan, membuat Sipahit Lidah meradang dan berucap, Sombong sekali putri ini, diam seperti batu. Sesaat kemudian, Dayang Merindu membeku menjelma menjadi batu," ceritanya.

Kemudian, Sipahit Lidah menuju desa tempat tinggal Dayang Merindu. Desa itu tampak sepi, Sipahit Lidah pun bergumam, Betapa sepinya desa ini, tak ubahnya sebuah goa. Desa itu pun kemudian berubah menjadi goa.

Goa Putri yang terletak di Bukit Barisan di Desa Padang Bindu ini memiliki panjang 159 meter, lebar 8 hingga 20 meter, dengan ketinggian mencapai 20 meter. Di dalamnya mengalir Sungai Semuhun, anak Sungai Ogan, yang mengalir dari arah barat ke timur.

Banyak hal menarik yang bisa ditemukan di sini. Saat akan masuk, pengunjung dianjurkan mengetuk pintu gua sebanyak tiga kali, yang menandakan salam untuk para leluhur. Di bagian dalam yang temaram dan berhawa sejuk, pengunjung akan mendengar gemercik aliran sungai yang ikut mengiringi selama perjalanan. Baca: Daendels dan Denyut Wisata Religi di Jawa Timur.

"Warga meyakini bahwa bagian sungai yang berada di dalam goa merupakan pemandian para putri kerajaan. Mereka juga percaya, air sungai ini membuat awet muda. Tak jarang pengunjung mandi atau sekadar membasuh muka di sini," katanya.

Selain stalaktit dan stalakmit dengan beragam bentuk yang memesona, tatanan batu di bagian dalam pun sangat menarik. Batu-batu tersebut secara alami terbentuk menyerupai tempat peristirahatan, singgasana, pedapuran untuk memasak, dan pembaringan (Dayang Merindu) yang di bawahnya mengalir air Sungai Semuhun. Baca Juga: Kisah Pembantaian Rawagede dan Puisi Karawang Bekasi .

Di bagian ujung, ada sebuah gua yang bernama Goa Penjagaan. Di sudut Goa Penjagaan terdapat sebuah lubang dan di sisi kirinya tampak bongkahan menyerupai dua ekor harimau. Katanya, kedua harimau itu adalah penjaga di kala putri sedang mandi.

"Berkunjung ke Goa Putri, wisatawan hanya dikenai tiket masuk seharga Rp2.500 untuk anak sekolah dan Rp5.000 untuk orang dewasa. Sedangkan biaya parkir motor sebesar Rp2.000 dan Rp5.000 untuk minibus," jelasnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kendalikan Karhutla,...
Kendalikan Karhutla, BMKG Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca di Sumsel
Instruksi Gubernur Sumsel...
Instruksi Gubernur Sumsel Larang Truk Batu Bara Melintasi Jalan Raya Menyulitkan Rakyat
Bareskrim Polri Pastikan...
Bareskrim Polri Pastikan Blackout Sumatera Akibat Cuaca Buruk Bukan Sabotase
Larangan Angkutan Batubara...
Larangan Angkutan Batubara di Sumsel Bisa Digugat ke PTUN
Menko Polkam Perkuat...
Menko Polkam Perkuat Penanganan dan Pencegahan Karhutla di Sumatera Selatan
Rekomendasi
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Berita Terkini
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved