Korban Gempa Majene, Tiga Meninggal dan 24 Luka-luka
Jum'at, 15 Januari 2021 - 07:21 WIB
loading...
Gempa bumi di Majene memakan korban tiga tewas dan 24 luka-luka. Foto iNews TV/Huzair Z
A
A
A
MAJENE - Gempa berkekuatan 6,2 SR di Mejene, Sulawesi Barat menewaskan tiga orang dan 24 lainnya luka-luka. BPBD setempat terus melaporkan perkembangan terkini dampak gempa yang terjadi Jumat (15/1/2021) dinihari tadi.
Hingga Jumat (15/1/2021), pukul 06.00 WIB, BPBD Mamuju melaporkan korban meninggal dunia 3 orang dan luka-luka 24. Sebanyak 2.000 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sedangkan kerugian material berupa kerusakan, antara lain Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulbar mengalami rusak berat (RB). Jaringan listrik masih padam pascagempa.
Baca juga: Update Gempa Majene 6,2 SR, Ada Ibu Anak Tertimpa dan Terjebak Reruntuhan
Sementara itu, BPBD Majene menginformasikan longsor 3 titik sepanjang jalan poros Majene-Mamuju (akses jalan terputus), sebanyak 62 unit rumah rusak (data sementara), 1 unit Puskesmas (RB) dan 1 Kantor danramil Malunda (RB).
Merespon kondisi ini, BPBD setempat melakukan penanganan darurat, seperti penanganan korban luka, evakuasi, pendataan dan pendirian pos pengungsian. Kebutuhan mendesak saat ini berupa sembako, selimut dan tikar, tenda keluarga, pelayanan medis dan terpal.
Hingga Jumat (15/1/2021), pukul 06.00 WIB, BPBD Mamuju melaporkan korban meninggal dunia 3 orang dan luka-luka 24. Sebanyak 2.000 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sedangkan kerugian material berupa kerusakan, antara lain Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulbar mengalami rusak berat (RB). Jaringan listrik masih padam pascagempa.
Baca juga: Update Gempa Majene 6,2 SR, Ada Ibu Anak Tertimpa dan Terjebak Reruntuhan
Sementara itu, BPBD Majene menginformasikan longsor 3 titik sepanjang jalan poros Majene-Mamuju (akses jalan terputus), sebanyak 62 unit rumah rusak (data sementara), 1 unit Puskesmas (RB) dan 1 Kantor danramil Malunda (RB).
Merespon kondisi ini, BPBD setempat melakukan penanganan darurat, seperti penanganan korban luka, evakuasi, pendataan dan pendirian pos pengungsian. Kebutuhan mendesak saat ini berupa sembako, selimut dan tikar, tenda keluarga, pelayanan medis dan terpal.
Lihat Juga :