Bantu Operasi SAR Sriwijaya Air, Baguna PDIP Dirikan Dapur Umum di JICT 2
Rabu, 13 Januari 2021 - 19:23 WIB
loading...
A
A
A
"Para relawan Baguna juga turut andil dalam proses evakuasi tersebut, untuk membantu tim SAR gabungan," tutur Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta itu.
Baca juga: Baca juga:Raffi Ahmad Ikut Divaksin Bareng Jokowi )
Di dapur umum itu, Baguna DPP PDIP membuat 3.000 paket makanan per harinya untuk para relawan yang mengevakuasi pesawat Sriwijaya Air.
"Kami siapkan tiga ribu paket makanan untuk para relawan sebanyak tiga kali, makan pagi, siang, dan malam. Kami juga menyediakan minuman seperti kopi dan teh serta makanan kecil. Posko Baguna PDIP akan melayani semua relawan yang datang ke sini selama 24 jam. Inilah bentuk dari pelayanan dan pengabdian kami," tutur Kent.
Atas nama pribadi dan PDIP, Kent menyampaikan dukacita yang mendalam atas peristiwa jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Ia mendoakan upaya pencarian pesawat dan korban dapat berjalan tanpa kendala.
"Atas nama pribadi dan partai. Kami sampaikan dukacita yang mendalam terhadap jatuhnya pesawat Sriwijaya Air, untuk para korban dan keluarga yang ada di pesawat tersebut," sambung Kent.
Baca juga: Baca juga:Raffi Ahmad Ikut Divaksin Bareng Jokowi )
Di dapur umum itu, Baguna DPP PDIP membuat 3.000 paket makanan per harinya untuk para relawan yang mengevakuasi pesawat Sriwijaya Air.
"Kami siapkan tiga ribu paket makanan untuk para relawan sebanyak tiga kali, makan pagi, siang, dan malam. Kami juga menyediakan minuman seperti kopi dan teh serta makanan kecil. Posko Baguna PDIP akan melayani semua relawan yang datang ke sini selama 24 jam. Inilah bentuk dari pelayanan dan pengabdian kami," tutur Kent.
Atas nama pribadi dan PDIP, Kent menyampaikan dukacita yang mendalam atas peristiwa jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Ia mendoakan upaya pencarian pesawat dan korban dapat berjalan tanpa kendala.
"Atas nama pribadi dan partai. Kami sampaikan dukacita yang mendalam terhadap jatuhnya pesawat Sriwijaya Air, untuk para korban dan keluarga yang ada di pesawat tersebut," sambung Kent.
Lihat Juga :